Breaking News:

SOSOK Fendy Agus Salim, director of Maxin Paint, Ingin Bawa Keberkahan Bagi Masyarakat

Adapun beberapa bisnis yang ia kelola diantaranya sebagai director of Maxin Paint yang sudah berjalan selama 12 tahun.

Penulis: Kartika Sari | Editor: Ayu Prasandi
HO
Fendy Agus Salim 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ketekunan dan kerja keras dari Fendy Agus Salim sejak muda membuat dirinya kini menjadi pebisnis dengan beberapa perusahaan yang ia kelola.

Adapun beberapa bisnis yang ia kelola diantaranya sebagai director of Maxin Paint yang sudah berjalan selama 12 tahun.

Diceritakan Fendy, kesuksesan yang ia raih saat ini bukanlah dengan proses yang mudah namun dilalui dengan menjadi Salesman hingga akhirnya ia mampu menjadi manager di usai 22 tahun.

Baca juga: KINI Ferdinand Hutahaean Ngaku Seorang Muslim, Mualaf Saksinya Putri Gus Dur Lily Wahid

“Saya mulai dari awal sebagai Salesman cat kemudian pindah ke perusahaan lain sebagai supervisor kemudian pindah lagi ke perusahaan lain sebagai manager saat usia saya masih 22 tahun,” ungkap Fendy, Jumat (7/1/2022).

Lanjutnya, Fendy mengakui bahwa awal mula menjadi pengusaha dengan membentuk perusahaan lantaran sempat dikecewakan oleh partner perusahaan. Hal ini yang membuat dirinya termotivasi untuk membangun bisnis sesuai yang ia inginkan. 


“Di perusahaan terakhir saya bekerja sama orang. Keadaan saat itu memaksa saya harus keluar jadi pengusaha karena ada suatu alasan. Kemudian saya berusaha buat perusahaan sendiri, bentuk merek cat maxin ini sendiri,” ujarnya. 

“Kalau saya ingat lagi masa dulu tak lagi ada rasa benci namun saya mengucapkan terima kasih banyak karena ada hikmah besar yang bisa saya dapat,” lanjutnya.

Baca juga: Nyaris Menyerupai Sang Mertua, Bobby Nasution Sering Blusukan dan Mendengar Keluhan Warga

Sewaktu merintis bisnisnya ini, Fendy mengakui jika ia tak memiliki modal. Namun beruntungnya, Fendy dikelilingi oleh orang-orang baik yang mendukung dirinya dengan modal bisnis. 

“Waktu awal modal saya didukung oleh mertua dan teman dekat saat pertama merintis Maxin. Waktu itu saya gak ada modal apa-apa tapi hanya modal kejujuran saja, begitu juga kepada masyarakat, customer saya yang sudah mengenal saya lama, mereka semua yang support saya,” tutur Fendy. 

Menjadi seorang pebisnis ternyata sudah dicita-citakan Fendy sejak duduk di bangku sekolah. Alih-alih untuk kaya raya, bagi Fendy, menjadi pebisnis sukses akan dapat mudah menolong orang lain yang membutuhkan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved