Breaking News:

Akhirnya Satu dari Dua Nelayan Sergai Tenggelam Ditemukan, Jasadnya Mengapung di Kuala Tanjung

Jasad Mardan ditemukan oleh KRI Parang milik TNI Angkatan Laut pada, Jumat (7/1/2022) sekitar pukul 16.00 WIB.

Kolase Tribun Medan/HO
Mardan Sianipar, nelayan Sergai tenggelam ditemukan mengapung di Kuala Tanjung, Batubara, Jumat (7/1/2022). 

TRIBUN-MEDAN.com, SERGAI - Akhirnya ditemukan satu dari dua nelayan tenggelam lalu hilang di perairan Kabupaten Serdangbedagai (Sergei).

Nelayan Sergai ini sebelumnya terhempas di lautan setelah sampan yang mereka naiki diterjang ombak, Selasa (4/1/2022) sekitar pukul 13.00 WIB kemarin.

Saat itu dikabarkan dua nelayan Sergai ini hilang di perairan Lk 2.5 Mil Timur dari Pantai Taluk Sentang

Identitas dua nelayan Sergai masing-masing Mardan Sianipar (30) warga Dusun I, Desa Bogak Besar, Kecamatan Teluk Mengkudu.

Sementara rekannya, Haposan (16) masih belum ditemukan. Ternyata kedua nelayan Sergai ini kakak beradik.

Jasad Mardan Sianipar ditemukan mengapung. Kondisi tubuhnya sudah membengkak.

jasan-nelayan-sergai-tribun-medan.com
Jasad Mardan Sianipar satu dari dua nelayan Sergai yang ditemukan oleh KRI Parang milik TNI Angkatan Laut pada, Jumat (7/1/2022) sekitar pukul 16.00 WIB, yang terapung di perairan Kuala Tanjung, Batubara, sekitar tujuh mil dari dermaga Inalum, Jumat (7/1/2022) sekitar pukul 16.00 WIB.

Jasad Mardan ditemukan oleh KRI Parang milik TNI Angkatan Laut pada, Jumat (7/1/2022) sekitar pukul 16.00 WIB.

Mardan Sianipar mengapung perairan Kuala Tanjung, Batubara, sekitar tujuh mil dari dermaga Inalum.

Satgas BPBD Batubara Eka Rahman mengatakan, jasad Mardan dievakuasi oleh tim gabungan BPBD Batubara, TNI Angkatan Laut, Polsek Medang Deras, Polsek Indrapura, Kecamatan Medang Deras, dan Desa Lalang.

"Setelah kita evakuasi, kita langsung bawa jasad ke RSUD Batubara untuk melakukan identifikasi," ujar Eka, Sabtu (8/1/2022) dinihari.

1nelayan-sergai-tenggelam-tribun-medan.com
Jasad Mardan Sianipar satu dari dua nelayan Sergai yang ditemukan oleh KRI Parang milik TNI Angkatan Laut pada, Jumat (7/1/2022) sekitar pukul 16.00 WIB, yang terapung di perairan Kuala Tanjung, Batubara, sekitar tujuh mil dari dermaga Inalum, Jumat (7/1/2022) sekitar pukul 16.00 WIB.

Lanjut Eka, tim gabungan sempat kualahan untuk mengetahui identitas dari jasad yang ditemukan di perairan Kuala Tanjung tersebut.

Alhasil, melalui akun resmi Facebook BPBD Batubara, foto penemuan jasad di share, sehingga mendapat respon dari pengguna Facebook lainnya yang mengatakan kalau jasad tersebut merupakan nelayan dari Kecamatan Teluk Mengkudu, Sergai, yang hilang sejak, Selasa (4/1/2022).

"Kita mengetahui identitas jasad tersebut dari keluarga yang datang membawa KTP asli ke RSUD Batubara. Di KTP tersebut jasad yang ditemukan bernama Mardan Sianipar. Dan ibu korban mengatakan benar itu memang jasad anaknya," ujar Eka.

Sementara itu, saat ini jasad Mardan sudah diserahkan ke keluarga, agar segera di kebumikan.

(cr23/ Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved