Breaking News:

SOSOK Susi, Finance Manager Awi Coffee, Belajar Kelola Keuangan dari Orang Tua

Ia menghabiskan masa kecilnya dengan membantu berjualan di toko dan melihat bagaimana orang tuanya bekerja.

Penulis: Kartika Sari | Editor: Ayu Prasandi
HO
Susi (kanan) Finance Manager di Awi Coffee 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ketekunan dan kerja keras dari Susi membuat dirinya kini sukses menjalankan bisnis "Awi Coffee" bersama Suaminya. 

Saat ini, Susi bekerja sebagai Finance Manager di Awi Coffee dengan sehari-harinya membuat laporan dan menganalisa laporan keuangan. 

Baca juga: Pedangdut Anisa Bahar Dihujat karena Sebut Endorse Omicron saat Ashanty Dicibir Positif Covid-19

"Kalau untuk pekerjaan ini, saya memang sudah ada basicnya karena saya dulu finance controller, lebih ke auditing, sebelumnya saya juga pernah kerja sebagai akuntan publik. At least saya tahu cara mengaudit dan menyusun laporan keuangan," ungkap Susi, Sabtu (8/1/2022).

Diceritakan Susi, dirinya sudah akrab dengan dunia bisnis dan keuangan lantaran keluarganya yang juga memiliki bisnis toko kelontong.

Ditempah sejak kecil, ia menghabiskan masa kecilnya dengan membantu berjualan di toko dan melihat bagaimana orang tuanya bekerja.

"Mungkin dari kecil saya udah dari keluarga yang berbisnis ya, jadi sejalan saja. Dari SD saya udah jaga toko dengan bantuin orang tua. Terus seiring berjalannya waktu, saya kuliah di bagian finance dan bekerja di bidang itu di Jakarta kemudian balik ke Binjai, menikah dengan suami saya, ya kita lanjuti lagi," ujarnya.

Dikatakan Susi, membantu orang tuanya sejak kecil membentuk mind setnya menjadi lebih paham akan bisnis dan memahami karakteristik customernya.

Baca juga: Geger Video Terbaru Gala Sky, Fuji & Fadly, Doddy Pertanyakan Kata yang Diucapkan Anak Vanessa Angel

"Kita dari kecil memang sudah dilatih. Karena dibanding belajar teori, praktek di lapangan itu jauh lebih efektif karena kan kita bertemu dengan banyak orang, mungkin ada yang udah pengalaman, cerewet, jadi kita udah terbiasa menghadapi banyak customer yang berbeda-beda," tuturnya.

"Kalau hanya cuma dari sekolah, kita kan tidak bersosialisasi, customer itu mau apa dan cara handle customernya seperti apa," lanjutnya.

Tak hanya itu, Susi ternyata juga belajar bagaimana mengatur keuangan agar dapat memprioritaskan mana kebutuhan yang lebih penting. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved