Baru Saja Deklarasi, The ETeam Medan dan Mulki Vokasi Indonesia Langsung Latih Milenial jadi Barista

Ketua Yayasan Mulki Vokasi Indonesia, Azizah Fazira mengatakan, inisiatif melatih anak-anak muda datang dari The ETeam Medan.

Penulis: Alija Magribi | Editor: Royandi Hutasoit
TRIBUN MEDAN - ALIJA MAGRIBI
Foto Bersama pelatihan barista yang digagas The ETeam dengan Yayasan Mulki Vokasi Indonesia di KLHK Aek Nauli, Simalungun, Sabtu (8/12/2022) 

TRIBUN-MEDAN.com,  SIMALUNGUN - Baru saja dideklarasikan pada Kamis (30/12/2021), Relawan Erik Thohir atau The E-Team langsung membuat gebrakan dengan program pelatihan barista terhadap sejumlah kawula muda di Sumatera Utara. Pelatihan melibatkan Yayasan Mulki Vokasi Indonesia ini digelar di KLHK Aek Nauli, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Kamis-Sabtu (7-9/12/2022). 

Pelatihan ini diharapkan memberi manfaat terhadap para pemuda untuk bisa berkarya di industri kopi yang sedang hits di tanah air ini.

Pelatihan barista ini diawali dengan pengenalan peran barista sebagai orang yang memiliki fungsi penting dalam menyajikan kopi. Berlanjut dengan pengenalan bahan baku, alat dan perlengkapan, hingga praktik penyajian.

Ketua Yayasan Mulki Vokasi Indonesia, Azizah Fazira mengatakan, inisiatif melatih anak-anak muda datang dari The ETeam Medan.

Anak muda sebagai pemimpin masa depan diharapkan memiliki bekal keahlian untuk berkarya.

"Kegiatan ini merupakan sebuah pelatihan untuk anak muda di Sumatera Utara agar mereka belajar menjadi wirausaha seperti membuka kafe ataupun industri rumahan," ujar Azizah.

"Kenapa kita menargetkan anak muda? Karena kita berharap anak muda punya bekal menjadi barista, apalagi barista lagi trending kan. Sehingga mereka bisa mengaplikasikan ini di rumah," tambahnya.

Para peserta pelatihan barista yang diundang meningkuti program yang digagas The ETeam dengan Yayasan Mulki Vokasi Indonesia adalah kaum milenial yang berdomisili di Pematangsiantar, Tebingtinggi, Medan, Dairi, Tanah Karo dan tak lupa sekitaran Danau Toba.

Tak ingin menjadi seremonial belaka, pelatihan ini diharapkan memupuk rasa tanggungjawab para peserta tentang pelatihan yang sudah diperoleh.

Apalagi para peserta nantinya memperoleh sertifikat barista yang teruji dari asesor berpengalaman.

Dalam praktik, para peserta dilatih memanfaatkan mesin espresso, manual brewing dan membuat signature drink Cofee pilihan masingmasing.

"Inisiatif kita datang dari The ETeam Medan dan target kita ke beberapa titik di Sumatera Utara dengan upaya menjadikan anak muda sebagai influencer untuk mencintai kopi lokal, mengingat Sumatera Utara memiliki 11 daerah penghasil kopi," kata Azizah.

Sementara itu, salah satu peserta Ali asal Medan mengaku pengalaman menerima pelatihan seperti ini sangat bermanfaat baginya. Apalagi ia merupakan calon mahasiswa perguruan tinggi yang membutuhkan bekal keahlian.

"Informasi tentang adanya pelatihan ini didapat dari temannya orangtua. Menurut saya kegiatan ini bermanfaat sekali karena saya belajar hal baru tentang barista. Saya sangat antusias dengan kopi ini. Karena saya berencana mengisi part time saya sebagai barista," katanya.

(alj/tribun-medan.com)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved