Breaking News:

News Video

Duka Mendalam, Bupati Bakhtiar Lepas Jenazah Almarhum Abang Kandungnya

Terlihat Bupati Tapteng menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran masyarakat dan handai taulan yang hadir

Duka Mendalam, Bupati Bakhtiar Lepas Jenazah Almarhum Abang Kandungnya

TRIBUN-MEDAN.COM, BARUS - Innalillahi Wa Inna Illaihi Rojiun. Turut bela sungkawa yang teramat dalam, Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Bakhtiar Ahmad Sibarani bersama keluarga dan sanak famili melepas keberangkatan jenazah almarhum abang kandungnya H. Ahmad Suchairi Sibarani. Abang kandung orang nomor satu di Tapteng ini dikebumikan pada Jumat (7/1/2022) kemarin di pemakaman kelularga yang berada di Kecamatan Barus, Kabupaten Tapteng.

Terlihat Bupati Tapteng menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran masyarakat dan handai taulan yang datang melayat serta mendoakan almarhum.

"Terimakasih kami ucapkan atas kehadiran Bapak/Ibu, saudara sekalian dalam melaksanakan Fardhu Kifayah maupun penghibur bagi kami. Hal ini menunjukkan bahwa saudara-saudara yang hadir turut berduka atas kepergian almarhum abang kami yang kami cintai dan yang kami banggakan," kata Bupati Tapteng, Bakhtiar Ahmad Sibarani.

Almarhum H. Suchairi Sibarani meninggal dunia di usia 50 tahun karena sakit, dan meninggalkan seorang istri, seorang anak, dan seorang cucu.

Keseharian almarhum adalah sebagai PNS di Pemkab Pringsewu Provinsi Lampung.

"Dalam kesempatan ini selaku adik dari almarhum, saya Bakhtiar Ahmad Sibarani memohon maaf atas dosa dan kesalahan almarhum, baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja selama hidupnya di tengah-tengah masyarakat," ucap Bupati Bakhtiar.

Selaku adik, lanjut Bupati Bakhtiar, izinkan ia memohon maaf apabila ada dosa dan kesalahan abang kandungnya, baik dari cara bicara yang tidak pada tempatnya sehingga menyakiti atau menyinggung perasaan saudara-saudara. Baik itu kawan sekolah atau pun kawan beliau selama di sini dan saat pulang kampung.

"Izinkan kami selaku adik almarhum memohon maaf yang sebesar-besarnya, kepada Allah SWT kami mohon ampun, dan kepada Bapak/Ibu kami mohon maaf," harapnya.

"Kami tahu abang kami ini belum pernah kami dengar bertengkar dengan siapapun, belum pernah menyakiti hati orang lain. Pun demikian, mungkin tanpa sepengetahuan kami, ada perbuatan abang kami yang menyinggung perasaan saudara-saudara, izinkan kami sekali lagi memohon maaf," ujar Bupati Tapteng, Bakhtiar Ahmad Sibarani mengulangi.

Usai disalatkan, selanjutnya jenazah almarhum H. Suchairi Sibarani diberangkatkan menuju pemakaman keluarga di Desa Kampung Mudik, Kecamatan Barus.

Seperti diketahui. almarhum H. Ahmad Suchairi Sibarani juga adik kandung Ahmad Rivai Sibarani (Ketua Komisi A DPRD Tapteng), dan abang kandung Rahmansyah Sibarani (Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara).

Semasa hidupnya, almarhum dikenal sebagai penggiat dan penguat budaya dan pariwisata melalui Sanggar Bulan Tenanggal miliknya. Almarhum juga aktif sebagai penggiat media sosial. Selain itu, almarhum juga dikenal sebagai satu penggagas Nggruout (berburu kuliner di Lampung) yang digelar setiap hari Minggu di komplek Pemkab Pringsewu.

Almarhum H. Ahmad Suchairi Sibarani menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta, pada hari Kamis (6/1/2022) sore. Dan diterbangkan ke kampung halaman Barus, Tapteng, Kamis dini hari.

Pada malam hari dilaksanakan takjiah malam pertama digelar di rumah duka di Barus.

(akb/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved