Breaking News:

Penghasil Terbesar Dunia, Minyak Goreng di Indonesia 2 Kali Lebih Mahal dari Malaysia

Lonjakan harga minyak goreng di Indonesia ini jadi ironi mengingat pasokan minyak sawit di Indonesia selalu melimpah.

Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/KARTIKA SARI
Seorang pelanggan saat memilih minyak goreng di Brastagi Supermarket Gatot Subroto Medan, Kamis (19/8/2021).(TRIBUN MEDAN/KARTIKA SARI) 

TRIBUN-MEDAN.com - Para produsen kompak menaikkan harga dengan dalih menyesuaikan dengan harga minyak sawit (CPO) di pasar global.

Karenanya, harga minyak goreng tengah melonjak drastis.

Dalam tiga bulan ini, lonjakan harga minyak goreng di dalam negeri melesat tanpa kendali.

Sejak dua bulan terakhir, minyak goreng juga berkontribusi besar terhadap inflasi.

Lonjakan harga minyak goreng di Indonesia ini jadi ironi mengingat pasokan minyak sawit di Indonesia selalu melimpah.

Bahkan tercatat jadi negara penghasil CPO terbesar di dunia.

Mengutip laman Pusat Informasi Pangan Strategis Nasional (PIHPS) pada Minggu (9/1/2022), harga minyak goreng per kilogramnya dijual di kisaran Rp 19.000 sampai dengan Rp 24.000.

Di Gorontalo, harga minyak goreng bahkan menembus Rp 26.350 per kilogramnya.

Padahal sebelum melonjak, harga minyak nabati ini berkisar Rp 11.000 hingga Rp 13.000 tergantung kemasannya.

Sementara secara rata-rata nasional, harga minyak goreng di Indonesia minyak goreng kemasan bermerek adalah Rp 20.900 per kilogram.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved