Breaking News:

Putrinya DiC@buli Pria 51 Tahun, Ortu Korban Takut Pelaku Cepat Keluar dari Penjara

Terungkap pelaku bukan sekali saja melakukan perbuatan tak senonoh terhadap anak di bawah umur.

Penulis: Alija Magribi | Editor: Salomo Tarigan
news law via tribunnews
ilustrasi 

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - 

ER, orangtua dari korban pencabulan anak oleh pria berusia 51 tahun di Kota Pematangsiantar meminta jaksa penuntut umum menghukum berat pelaku yang menyakiti putri sulungnya.

Sebab ia berharap apa yang ia rasakan tak dialami oleh anak-anak yang lain bila pelaku dihukum ringan.

Apalagi sepengetahuannya, pelaku bukan sekali saja melakukan perbuatan tak senonoh terhadap anak di bawah umur.

Kepada Tribun Medan, Senin (10/12:2022) ER yang tampak masih diselimuti kekesalan mengaku sangat khawatir dengan ketakutan yang masih menyelimuti putri sulungnya.

Ia juga menyayangkan komunikasi dengan Jaksa Penuntut Umum Lynce Jernih Margaretha tak memberikan penjelasan.

“Saya sampai hari ini tidak bisa berkomunikasi dengan jaksa. Jadi sampai hari ini kepada siapa saya bertanya? WA saya tidak dibalas sama jaksa (Penuntut Umum). Nggak akan terima saya kalau nanti dituntut ringan,” ujar ER.

“Saya tahu track record dia (pelaku). Anak saya bukan yang pertama menjadi korban. Ini sudah ada korban-korban lainnya. Apa nggak takut aku dia balik lagi,” katanya.

ER khawatir. Sebab dengan proses acara sidang tertutup karena kasus ini merupakan perkara perlindungan anak, sangat memberi peluang agar terdakwa tidak dihukum maksimal.

“Bisa saja prematur. Kata Jaksa sudah cukup. Terus cukup bagaimana? Saya nggak berprasangka buruk tapi kalau saya didiamkan ya ini bagaimana? Serius nggak sih,” kata ER.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved