Breaking News:

Strategi Maksimalkan Keuntungan dalam Berinvestasi

saatnya menyusun portofolio dan bagi investor yang telah menghitung hasil investasinya di tahun lalu, saatnya melakukan rebalancing atas portofolio

Penulis: Angel aginta sembiring | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN MEDAN/HO
INVESTASI SAHAM - Pergerakan pasar modal terlihat melalui layar RTI Business di kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia Jatim di Surabaya, beberapa waktu lalu. 

TRIBUN–MEDAN.com, MEDAN - Awal tahun 2022 menjadi momentum bagi para calon investor dan investor di pasar modal untuk mulai berinvetasi. Hal ini disampaikan Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Sumatera Utara, Muhammad Pintor Nasution.

Bagi investor baru, saatnya menyusun portofolio dan bagi investor yang telah menghitung hasil investasinya di tahun lalu, saatnya melakukan rebalancing atas portofolio yang dimiliki.

Untuk diketahui, portofolio investasi (investment portfolio) adalah kumpulan instrumen investasi yang dimiliki seorang investor atau sekumpulan investor.

Portofolio dibuat sebagai strategi memaksimalkan tingkat keuntungan dalam berinvestasi dan meminimalisasi risiko.

Baca juga: Penipuan Investasi Bitcoin Cs Marak Terjadi Selama 2021, Rp 200 Triliun Lenyap Seketika

"Dalam dunia investasi ada istilah “Jangan simpan telur-telurmu dalam satu keranjang” (Don’t put your eggs in one basket), istilah ini dipopulerkan legenda investor pasar modal, Warren Buffet," ujar Pintor, Minggu (9/1/2021).

Artinya, seorang investor harus memiliki sejumlah instrumen investasi atau melakukan diversifikasi atas dana investasi miliknya.

Portofolio juga diartikan sebagai kumpulan dari instrumen investasi yang dibentuk untuk memenuhi sasaran atau tujuan investasi. Tujuan portofolio investasi bergantung pada target individu masing-masing investor.

Portofolio disebut juga kumpulan aset investasi, yang bisa terdiri atas instrumen-instrumen investasi di pasar modal, seperti saham, obligasi, juga bisa berupa alokasi dalam bentuk investasi di sektor properti, emas, atau penempatan dana pada deposito, produk-produk derivatif atau instrumen lainnya.

Ada pun setiap investor bisa memiliki berbagai jenis portofolio investasi, tetapi bisa hanya satu atau dua portofolio investasi saja, Portofolio saham adalah kumpulan aset investasi berupa saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).

"Dalam menyusun portofolio investasi, seorang investor sebaiknya melakukan diversifikasi. Atau memiliki lebih dari satu saham. Semakin beragam saham perusahaan di dalam portofolio, semakin rendah risiko investasi," tuturnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved