Breaking News:

Piala AFF 2020

45 Pemain Laos Terbukti Terlibat Match Fixing di Piala AFF, Jadi Sorotan Lawan Malaysia & Indonesia

dari hasil penyelidikan FIFA, terbukti praktik match fixing telah berlansung selama bertahun-tahun di sepak bola Loas.

FOTO/HERKA YANIS PANGARIBOWO/TABLOID BOLA
Timnas Indonesia saat berhadapan dengan Laos di Asean Games 2018 

TRIBUN-MEDAN.com - Dugaan timnas Laos yang melakukan match fixing di ajang Piala AFF 2020 kemarin ternyata terbukti.

FIFA menghukum 45 pesepakbola Laos karena terbukti terlibat dalam skandal match fixing.

Skandal match fixing itu terungkap setelah gelaran Piala AFF 2020 di Singapura selesai.

Diduga dari ke-45 pesepakbola tersebut, juga melakukan praktik pengaturan skor atau pengaturan pertandingan saat Laos berlaga di babak penyisihan grup Piala AFF 2020.

Terkait hukuman dari FIFA, Sekretaris Jenderal Asosiasi Sepak Bola Nasional Laos (LFF), Kanya Kaewmani mengungkapkan bawah, 45 pesepakbola dijatuhi sanksi berat oleh FIFA, yakni larangan bermain sepak bola secara profesional seumur hidup.

Baca juga: UPDATE Marc Marquez, Honda Targetkan Baby Alien Ikuti Tes Pramusim Pertama di MotoGP Malaysia

Tak hanya itu saja, dari hasil penyelidikan FIFA, terbukti praktik match fixing telah berlangsung selama bertahun-tahun di sepak bola Loas.

“Saat ini ada sebanyak 45 pesepakbola yang dilarang bermain sepak bola seumur hidup FIFA," tutur Kanya Kaewmani saat menggelar konfrensi pers, pada 7 Januari 2022 di stadion Nasional Utama ke-16 di Vientiane City, seperti TribunKaltim.co lansir dari BallThai.com.

"Ke-45 pesepakbola tersebut terlibat dalam match fixing, yang telah terakumulasi selama bertahun-tahun di banyak turnamen tingkat nasional.”

Terungkapnya kasus ini merupakan skandal terbesar di sepak bola Loas.

Pasalnya, terdapat banyak pemain yang terlibat dalam skandal penganturan skor tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved