Breaking News:

Cara Mudah Jadi Nasabah Bank Sampah Belawan, Pakai Aplikasi Digital, Tinggal Download di Smartphone

Hingga saat ini tercatat 30 kilogram sampah perharinya dikumpulkan dari 96 Nasabah Bank Sampah yang ada di Belawan.

Penulis: Rechtin Hani Ritonga | Editor: Ayu Prasandi
HO
Camat Medan Belawan Subhan Fajri saat meluncurkan aplikasi Bank Sampah Belawan atau disingkat Abank Sambel. Aplikasi digital ini ditujukan untuk mempermudah warga Belawan menabung sampah ke Bank Sampah terdekat setiap harinya.        

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Kecamatan Medan Belawan telah memiliki aplikasi digital Bank Sampah yang dinamakan Abank Sambel (Aplikasi Bank Sampah Belawan).

Aplikasi ini sudah dioperasikan hampir satu bulan sejak Desember 2021 lalu.

Hingga saat ini tercatat 30 kilogram sampah perharinya dikumpulkan dari 96 Nasabah Bank Sampah yang ada di Belawan.

Baca juga: Remaja di Tembung Ikut-ikutan Beringas, Korban Dibacok dan Diseret Hingga Alami 11 Jahitan

Camat Medan Belawan, Subhan Fajri Harahap memaparkan cara menggunakan aplikasi Abank Sambel dan menjadi nasabah bank tersebut.

Ia menyebut, banyak manfaat yang bisa didapat dari menjadi nasabah Bank sampah yakni mengurangi sampah terbuang sia-sia ke TPA dan menjadikan sampah dapat diolah menjadi barang daur ulang.

Subhan menambahkan syarat menjadi nasabah bank sampah digital ini cukup memiliki E- KTP dan diutamakan domisili di Kecamatan Medan Belawan.

Calon nasabah dapat mendownload Aplikasi Abank Sambel dan langsung mendaftar. Bagi calon nasabah yang tidak begitu memahami aplikasi di Android, maka nasabah dapat datang langsung ke bank sampah digital yang berada di samping Kantor Camat nanti ada petugas yang akan mendaftarkan secara online.

"Setelah Calon Nasabah mendaftar nanti admin kita akan menyetujui dan secara otomatis akan menjadi nasabah bank sampah digital yang ditandai dengan keluarnya nomor induk nasabah," tuturnya.

Menurut Subhan tujuan berdirinya Bank sampah digital ini adalah untuk mengurangi jumlah sampah di wilayah. Artinya sampah yang dapat dimanfaatkan untuk dijadikan uang dapat dibawa ke bank sampah digital.

Baca juga: Update Pemeriksaan Ferdinand Hutahaean Hari Ini Sebagai Tersangka Kasus Cuitan SARA, 21 Saksi

"Dengan begitu dapat mengurangi jumlah sampah yang akan dibuang ke tempat Pembuangan Sementara (TPS) maupun ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA)," katanya.

Subhan mengatakan keberadaan Bank sampah digital ini juga untuk menimbulkan rasa kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan terutama sampah plastik yang diketahui memerlukan waktu yang lama untuk terurai.

Ia berharap kebiasaan masyarakat yang membuang sampah ke laut bisa berkurang dan mereka bisa memilah sampah minimal sampah dari rumah tangganya kemudian dibawa ke bank sampah.

(cr14/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved