Breaking News:

Hukum Kebiri

Hukum Kebiri Kimia Bagi Predator Seksual, Ini Efek dan Cara Kerjanya

Predator seksual, terlebih-lebih mereka yang merudapaksa anak di bawah umur wajib dijatuhi hukuman kebiri kimia sebagai efek jera. Ini cara kerjanya

Penulis: Dina purnama | Editor: Array A Argus
Kolase Kompas.com
Muh Aris (20) orang yang pertama dihukum kebiri kimia setelah memperkosa 9 anak. 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Pemerintah Indonesia sudah membuat aturan yang tegas dan keras terkait hukuman terhadap predator seksual.

Para pelaku predator seksual ini akan dikenakan sanksi sebagaimana┬áPeraturan Pemerintah No 70 tahun 2020.

Adapun Peraturan Pemerintah itu berisi tentang Tata Cara Pelaksanaan Tindakan Kebiri Kimia, Pemasangan Alat Pendeteksi Elektronik, Rehabilitasi, dan Pengumuman Identitas Pelaku Kekerasan Seksual terhadap Anak.

Lantas, bagaimana cara kerja hukuman kebiri kimia ini?

Merujuk dari alodokter.com, Rabu (12/1/2022), alat pendeteksi elektronik yang digunakan bisa berupa gelang elektronik atau alat serupa.

Baca juga: Marak Kasus Predator Seksual di Deliserdang, Arist Merdeka Sirait: Harus Segera Diputus Mata Rantai

Alat deteksi tersebut akan dipasang selama kurang lebih 2 tahun.

Terkait rehabilitasi, hal ini dilakukan sebagai upaya untuk memulihkan kondisi fisik, psikologis, sosial, dan spiritual pelaku sehingga mampu menjalankan aktivitas kehidupan sehari-hari secara wajar.

Pelaku akan diberikan tindakan rehabilitasi kejiwaan, sosial, dan rehabilitasi medis.

Dalam prosedur kebiri kimia, tidak ada tindakan menghilangkan salah satu organ reproduksi melalui pembedahan sebagaimana kebiri fisik.

Kebiri kimia dilakukan dengan memberikan zat atau obat, biasanya dalam bentuk suntik, untuk mengurangi hasrat dan fungsi seksual para pelaku pelecehan seksual anak.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved