Breaking News:

Pemprov Siapkan Dana 2,7 Triliun Perbaiki 450 Km Jalan Provinsi, Tender Sudah Dimulai

Penganggaran tahun jamak (multiyears) yakni menggunakan dana APBD Sumut Tahun Anggaran (TA) 2022 dan TA 2023 dengan total anggaran sebesar Rp 2,7 t

Penulis: Mustaqim Indra Jaya | Editor: Salomo Tarigan
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
ilustrasi 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatra Utara melalui Dinas Binas Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Sumut mulai tahun 2022 akan membangun dan memperbaiki 450 kilometer jalan provinsi di Sumut

Adapun proyek tersebut menerapkan sistem penganggaran tahun jamak (multiyears) yakni menggunakan dana APBD Sumut Tahun Anggaran (TA) 2022 dan TA 2023 dengan total anggaran sebesar Rp 2,7 triliun.

Kepala Dinas (Kadis) BMBK, Bambang Pardede menyebutkan, lantaran menggunakan anggatan multiyears, maka pihaknya menerapkan metode Design and Build (jasa desain dan konstruksi dikerjakan satu kontraktor).

Menurutnya, tujuan penerapan metode itu agar perusahan rekanan yang mengerjakan perbaikan jalan tetap mengutamakan kualitas.

Kadis BMBK Sumut, Bambang Pardede (kiri) didampingi Plt Kadis Kominfo Sumut, Kaiman Turnip di ruang Rapat Lantai II kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Medan, pada Rabu (12/1/2022) memberikan keterangan terkait pelaksanaan peebaikan infrastruktur jalan dan jembatan di Sumut melalui skema multiyears.
Kadis BMBK Sumut, Bambang Pardede (kiri) didampingi Plt Kadis Kominfo Sumut, Kaiman Turnip di ruang Rapat Lantai II kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Medan, pada Rabu (12/1/2022) memberikan keterangan terkait pelaksanaan peebaikan infrastruktur jalan dan jembatan di Sumut melalui skema multiyears. (Tribun-Medan.com/Mustaqim Indra Jaya)

"Ini terintegrasi antara pelaksanaan dengan perencanaan. Harapannya, dampak dari perbaikan jalan provinsi ini bisa langsung dirasakan masyarakat," kata Bambang, Rabu (12/1/2022).

Ia menyebutkan, pengerjaan perbaikan jalan provinsi sepanjang 450 kilometer di Sumut turut meliputi 389,2 meter jembatan (29 unit) serta 71.000 meter drainase tersebut rencananya akan berlangsung selama 18 bulan.

"Kalau lancar, sekitar bulan Maret tahun ini sudah kontrak," ucapnya.

Disebutkan Bambang, bahwa jalan provinsi di Sumut panjangnya 3.005,65 kilometer.

Dari total tersebut 25 persen di antaranya berkondisi rusak dan akan menjadi prioritas untuk diperbaiki.

"Kondisi jalan tidak mantap di Sumut 20 persen berkondisi rusak berat artinya 600 kilometer babak belur, yang tidak mantap yang 4 persen mau nyemplung ke rusak ringan menjadi rusak berat. Dan jalan mantap 75 persen, tapi ada kecenderungan tak mantap," sebutnya.

Ia berharap, usai dilakukan perbaikan jalan provinsi sepanjang 450 kilometer beserta infrastruktur pendukung di Sumut, maka bisa meningkatkan pertumbuhan perekonomian masyarakat.

"Kita harap perbaikan infrastruktur secara multiyear ini, pertumbuhan ekonomi bisa tercapai. Karena angkutan jasa dan barang bisa lebih hidup. Semua bisa efisien," ujarnya.

Sementara Kepala Biro Barang dan Jasa Pemprov Sumut, Mulyono menyebutkan proses tender infrastruktur yang direncanakan Dinas BMBK Sumut dilakukan secara terbuka dan transparan.

"Tender manajemen konstruksi kita mulai tanggal 7 Januari, dan fisik tanggal 8 Januari lalu. Metode dua tahap prakualifikasi dan teknis serta biaya. Proses pemilihan selama 60 hari. Insya Allah, Maret minggu kedua sudah bisa diketahui siapa rekanan yang mengerjakan," jelas Mulyono.

(ind/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved