Breaking News:

Kisruh Renovasi Masjid

Renovasi Masjid Jami Kampung Baru Dianggap Hilangkan Ciri Khas Melayu, Ini Jawaban BKM

Renovasi Masjid Jami di Kampung Baru menuai pro kontra lantaran dianggap menghilangkan ciri khas Melayu

Penulis: Fredy Santoso | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/FREDY SANTOSO
Seorang pria melintas di depan Masjid Jamik Kampung Baru, Gang Masjid Kecamatan Medan Maimun, Rabu (121/2022). 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Masjid Jami di Kampung Baru, Kecamatan Medan Maimun dalam proses renovasi.

Namun, proses renovasi ini menuai pro dan kontra.

Pihak yang kontra mengatakan bahwa renovasi Masjid Jami akan menghilangkan ciri khas Melayu.

Menanggapi hal itu, Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Jami Kampung Baru, H Azhari mengatakan bahwa proses renovasi sudah dipersiapkan dengan matang. 

Dia menyebut tidak akan menghilangkan ciri khas masjid yang menandakan ciri khas Melayu.

Terdapat beberapa bagian masjid yang direnovasi yakni, mihraf masjid, mimbar dan lantai dua masjid yang dibangun dari papan.

Pada bagian mihraf atau tempat imam berdiri, BKM melakukan renovasi lantaran mempertimbangkan beberapa hal, satu diantaranya soal ruangan yang sempit.

Sementara itu, pada bagian atas mihraf yang bercorak hijau bawaan masjid yang hilang, pihaknya akan membuat ulang.

"Kita tidak menghilangkan relief Melayu, justru rencana kita tetap mempertahankan ciri bangsa Melayu. Setidaknya apa ciri khas itu akan kami tonjolkan," ucapnya, Rabu (12/1/2022).

Sementara itu pada bagian mimbar masjid berwarna kuning keemasan yang ditaksir berusia 100 tahunan, BKM Masjid akan memotong sebagian dari bawah agar dapat dimasukkan ke ruangan yang menjadi objek pelebaran ruangan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved