Breaking News:

Catatan SAHdar

SAHdar Sebut ASN Paling Banyak Korupsi Sepanjang Tahun 2021

Sentra Advokasi Untuk Hak Pendidikan Rakyat (SAHdar) menyebut bahwa ASN paling banyak melakukan korupsi tahun 2021

Penulis: Goklas Wisely | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/GOKLAS WISELY
Koordinator Sentra Advokasi Untuk Hak Pendidikan Rakyat (SAHdaR), Ibrahim saat diwawancara di Jalan Bilal Ujung, Kecamatan Medan Timur, Selasa (11/1/2022)(Tribun Medan/Goklas Wisely). 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Sentra Advokasi Untuk Hak Pendidikan Rakyat (SAHdaR)  menggelar diskusi catatan awal tahun bertajuk, "Tren Penindakan Korupsi 2021; Tantangan Reformasi Birokrasi Sumut 2022" di Jalan Bilal Ujung, Kecamatan Medan Timur, Selasa (11/1/2022). 

Koordinator SAHdaR, Ibrahim menjelaskan sepanjang tahun 2021, kasus korupsi massif terjadi dan keterlibatan ASN cukup banyak. 

Hal diungkap dari data kasus yang disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi. SAHdaR mendapati dari 100 register perkara yang disidangkan di Kejari Medan ada 67 kasus korupsi di Sumut tahun 2021. 

"Di dalam 67 kasus itu ada 105 terdakwa yang di antaranya 46 orang menyandang status sebagai ASN," ujarnya. 

Baca juga: Survei SAHdaR: 1.000 Titik Bahu Jalan dan Trotoar di Medan Jadi Tempat Pembuangan Sampah

Dikatakannya, untuk tahun 2021 ASN yang tersandung kasus berlatarbelakang kepala desa sebanyak 16 orang sementara itu 27 orang rekanan dari pihak swasta. 

Bahkan sepanjang tahun 2016 - 2021 tren ASN menjadi pelaku korupsi masih selalu dominan sampai ke persidangan. 

Rinciannya di tahun 2016 ada 65 ASN, tahun 2017 ada 77 ASN, tahun 2018 ada 83 ASN, tahun 2019 ada 29 ASN, tahun 2020 ada 49 ASN, dan tahun 2021 ada 46 ASN. 

"Demikian total ASN yang terlibat kasus korupsi dari tahun 2016 - 2021 ada 349 orang. Untuk ASN Kota Medan 28 ASN dan Sumut ada 27 ASN," bebernya. 

Selain itu ada 4 kepala daerah di tahun 2021 yang disidang di Pengadilan Tipikor antara lain Wildan Tanjung selaku Kepala Daerah Labusel tersandung kasus bagi hasil PBB. 

Kedua, Khairudin Syah alias Gaji Buyung selaku kepala daerah Labura yang terlibat kasus penyalahgunaan anggaran. 

Baca juga: 100 Hari Kerja Bobby Nasution, SAHdaR Soroti Polemik Sampah di Kota Medan

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved