Breaking News:

Terbukti Terima Suap, Anggota BNN Siantar Ini Dijebloskan Ke Penjara

Anggota BNN Pematangsiantar, Hino Mangiring Pasaribu (38) akhirnya dieksekusi Kejaksaan Negeri Pematangsiantar ke Lapas Klas IIA Pematangsiantar.

Penulis: Alija Magribi | Editor: Royandi Hutasoit
TRIBUN MEDAN - ALIJA MAGRIBI
Foto mengenakan kaos tahanan, Anggota BNN Siantar menjalani proses administrasi dan swab tes sebelum dieksekusi ke Lapas Klas IIA Pematangsiantar, Rabu (12/1/2022) 

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Anggota BNN Pematangsiantar, Hino Mangiring Pasaribu (38) akhirnya dieksekusi Kejaksaan Negeri Pematangsiantar ke Lapas Klas IIA Pematangsiantar, Rabu (12/1/2022).

Eksekusi ini merupakan tindak lanjut hasil kasasi Mahkamah Agung RI.

Kasi Intelijen Kejari Pematangsiantar, Rendra Pardede mengatakan proses eksekusi berjalan lancar. Terpidana Hino Mangiring Pasaribu bersikap kooperatif selama mengikuti eksekusi.

“Eksekusi tadi berlangsung jam 8 pagi. Kemudian dia menyelesaikan proses administrasi dan menjalani swab tes antigen,” kata Rendra seraya menyebut Hino bersalah melanggar Pasal 5 ayat (2) UU Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi

Hino sendiri datang dengan didampingi pimpinannya di BNN, Kasi Berantas Kompol Pierson Ketaren.

Rendra mengatakan, MA dalam kasasinya menolak kasasi terdakwa dan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Oleh sebab itu, terdakwa tetap diputus sesuai dengan hasil putusan Pengadilan Tinggi Medan.

“Dia divonis 1 tahun penjara dengan denda Rp 50 juta subsidair 3 bulan. Kasasi menolak permohonan JPU dan terdakwa. Artinya kasasi mengabulkan putusan sebelumnya,” kata Rendra.

Selain itu dalam putusan ini memutuskan satu buah lencana BNN, dan KTA dikembalikan ke terdakwa. Kemudian uang tunai Rp 5 juta dan satu buah sepeda motor merek Honda dirampas untuk negara.

“Handphone dan dompet dirampas untuk dimusnahkan,” ujar Rendra.

Hino sendiri divonis bersalah menerima suap sebesar Rp 5 juta dari Joko Susilo agar dirinya yang menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) di BNN Pematangsiantar, tak diproses secara hukum dalam kasus peredaran narkoba tahun 2018.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved