Breaking News:

Caldera Coffee Hendak Dieksekusi PN Medan, Pengelola Gelar Margondang

PN Medan berencana mengeksekusi Calder Coffe hari ini, Kamis (13/1/2022). Pihak Caldera Coffe mengadakan margondang

Penulis: Goklas Wisely | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/GOKLAS WISELY
Suasana cafe milik Jhon Robert yang ingin dieksekusi oleh Pengadilan Negeri (PN) Medan hari ini di Jalan Sisingamangaraja No 132, Kelurahan Teladan Barat, Kecamatan Medan Kota, Kamis (13/1/2022)(Tribun Medan/Goklas Wisely). 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Pengadilan Negeri (PN) Medan akan menggelar eksekusi lahan yang dimiliki Jhon Robert dan kini diusahai menjadi cafe di Jalan Sisingamangaraja No 132, Kelurahan Teladan Barat, Kecamatan Medan Kota. 

"Iya, kabarnya hari ini sekitar pukul 09.00 WIB. Tetapi sampai sekarang masih belum ada dari pihak PN Medan datang," kata John kepada Tribun Medan, Kamis (13/1/2022). 

Ia pun menjelaskan hari ini pihaknya melakukan aksi panggung kebudayaan dalam rangka mempertahankan hak dan keadilan. 

"Karena kami disini memiliki sertifikat hak milik yang sudah dikeluarkan BPN tahun 2006. Oleh karena itu sertifikat 481 dan 482 adalah sah hak milik kami. Maka dari itu kami pertanyakan apa alasannya melakukan eksekusi," katanya. 

Baca juga: Dua Kali Gagal, Besok PN Medan akan Eksekusi Caldera Coffe, Kuasa Hukum: Ada Hal Ganjil

"Apakah hanya berdasarkan kami akan menunggu PN Medan. Apakah mereka akan melakukan prank atau menyiksa kami semena - mena," tegasnya. 

Di samping itu, Ketua Bidang Kebudayaan Forum Sisingamangaraja Jhon Siahaan menjelaskan bangunan tersebut adalah rumah dari pengiat lingkungan, budaya, dan menjadi cikal bakal perayaan 100 tahun Forum Sisingamangaraja. 

"Selain itu juga menjadi tempat terciptanya komunitas lainnya. Harapannya kami hukum ditegakkan seadil - adilnya," ucapnya. 

Sebelumnya Jonni Silitonga selaku kuasa hukum mengutarakan ada hal ganjil terkait proses eksekusi yang berkali - kali ingin dilakukan PN Medan

Pasalnya, pihaknya sudah mengirimkan surat ke PN Medan bahwa pemohon eksekusi yakni Albina mengajukan gugatan untuk sertifikat hak milik kliennya. 

Gugatan Albina itu pun rupanya sudah pernah ditolak di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara. Setelah kalah, Albina mengajukan banding di PTTUN dan majelis tinggi di tingkat I menyebutkan gugatannya juga ditolak. 

Baca juga: Dua Kali Gagal, Besok PN Medan Bakal Eksekusi Caldera Coffe

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved