Breaking News:

News Video

Hasil Gelar Perkara, Kuasa Hukum: Pihak Asuransi Tidak Bisa Tunjukkan Hasil Diagnosa

Kasus dialami Herlina Br Hombing yang merasa ditipu oleh pihak asuransi hari ini melakukan gelar perkara di Ditreskrimum Polda Sumut

Penulis: Alvi Syahrin Najib Suwitra | Editor: Fariz

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kasus dialami Herlina Br Hombing yang merasa ditipu oleh pihak asuransi hari ini melakukan gelar perkara di Ditreskrimum Polda Sumut, Rabu (12/1/2022).

Herlina Br Hombing ditemani anak perempuannya memasuki gedung Ditrreskrimum Polda Sumut didampingi oleh Kuasa Hukumnya, Tiopan Tarigan.

Kepada Tribun Medan, Tiopan mengatakan bahwa dalam gelar perkara tersebut, pihak asuransi tidak bisa memberikan hasil yang membuktikan bahwa nasabahnya mantan nasabahnya, Bahtiar Ginting mengidap penyakit gula.

"Tadi didalam gelar perkara, tidak ada surat keterangan hasil diagnosa yang memvonis almarhum Bahtiar Ginting mengidap penyakit gula," ujarnya kepada Tribun Medan.

Akibatnya, Herlina selaku istri dari Almarhum Bahtiar Ginting menjadi terzolimi dan tidak bisa mencairkan dana asuransi jiwanya.

Tiopan mengaku bahwa Almarhum Bahtiar pernah menjalani perobatan di Klinik yang berlokasi di kawasan Diski, Kabupaten Deliserdang. Akan tetapi kedatangannya itu untuk membersihkan bisul di bagian punggungnya.

"Memang benar suami dsri klien kami ini berobat ke klinik Husada tersebut, tapi untuk mengganti perban dan membersihkan bisul. Tidak ada keluhan lainnya," terangnya.

Menurutnya, hasil rekam medis yang menunjukkan bahwa Almarhum Bahtiar Ginting menderita sakit gula, tidak lah jelas.

"Bahkan menurut keterangan dari klien kami dan beberapa pasien disana, tidak pernah ada dokter yang melakukan pemeriksaan. Bagaimana seorang dokter bisa mendiagnosanya," katanya.

Selain itu, Tiopan juga menyebut bahwa klinik dan dokter yang berada di lokasi tersebut juga sudah habis masa izin prakteknya.

"Kami juga sudah mendapat surat dari Dinas Kesehatan Deliserdang, bahwa Surat Izin Praktek (SIP) nya tidak ada," tegasnya.

Ia pun berharap agar penyidik bersikap profesional dalam menyikapi kasus tersebut.

Terpisah, pihak asuransi yang juga dipanggil ke Ditreskrimum Polda Sumut, menolak untuk memberikan tanggapannya.

"Tidak usah lah," kata pria berkacamata menolak untuk di wawancara

(cr7/www.tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved