Breaking News:

Kapal Pengangkut Pekerja Migran Ilegal Asal Sumut Tenggelam, Polisi Tangkap 8 Tersangka

Direktur Ditreskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, mereka ditangkap usai salah satu kapal yang membawa PMI tenggelam

Penulis: Fredy Santoso | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/FREDY
Direktur Kriminal Umum Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja saat menggelar konferensi pers terkait kapal pengangkut migran ilegal asal Indonesia yang tenggelam di perairan Malaysia, Kamis (13/1/2022).       

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN- Direktorat reserse kriminal umum Polda Sumut dan Polres Batubara membongkar sindikat penyalur pekerja migran ilegal ke Malaysia melalui pelabuhan kecil (tikus) di Kabupaten Batubara, Sumatera Utara (Sumut).

Delapan pelaku sindikat tindak pidana perdagangan orang ditangkap dari berbagai lokasi persembunyian.

Direktur Ditreskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, mereka ditangkap usai salah satu kapal yang membawa PMI tenggelam dan menewaskan belasan orang.

Baca juga: Cristiano Ronaldo Sebut Pemain Muda MU Tak Terima Dikritik, Ini Pernyataan Kerasnya!

Delapan tersangka yang diamankan merupakan sindikat penyalur tenaga kerja ilegal yakni Ilham Ginting, Ricky Ardiansyah, Roni, Ibnu Abdillah, Syamsul Bahri, Dedi Satriawan dan Milkan Prayoga.

Sementara itu empat orang lainnya masih buron.

"Pengungkapan ini terkait adanya musibah tenggelamnya kapal yang mengangkut puluhan PMI di perairan Malaysia," kata Direktur Ditreskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja di Mapolda Sumut, Kamis (13/1/2022).

Selain para pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa kapal besar yang rusak dan juga kapal berukuran 14,5 meter, 1 mobil Avanza untuk menjemput PMI dari bandara Kualanamu menuju tempat penampungan di Kabupaten Batubara dan penampungan calon pekerja.

Atas perbuatannya para tersangka dijerat dengan pasal berlapis sebagai diatur dalam Undang-Undang nomor 21 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Undang-Undang perlindungan pekerja migran Indonesia (PPMI).

"Ancaman hukumannya 10 tahun penjara," pungkasnya.

Baca juga: Jaksa Penuntut Perhatikan Ekspresi Pemerkosa 13 Santri saat Sidang Tidak Tunjukkan Rasa Bersalah

Kasus ini terungkap setelah sebuah kapal yang mengangkut puluhan pekerja migran asal Indonesia tenggelam di perairan Malaysia pada 25 Desember 2021 kemarin 

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved