Breaking News:

Kasus Suap di Polrestabes Medan

LBH Medan Minta Hakim Hadirkan Kapolrestabes Medan untuk Jelaskan Kasus Suap yang Menderanya

LBH Medan meminta hakim PN Medan menghadirkan Kapolrestabes Medan ke persidangan guna menjelaskan kasus dugaan suap yang menderanya

Penulis: Alfiansyah | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/GOKLAS WISELY
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko saat diwawancara di Pos Unit Lantas Lapangan Merdeka, Senin (6/12/2021). 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan meminta jaksa penuntut umum (JPU) dan hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan untuk menghadirkan Kapolrestabes Medan, Kombes Riko Sunarko ke persidangan.

Adapun maksud dihadirkannya Kombes Riko Sunarko ke persidangan guna menjelaskan kasus suap yang menyeret namanya.

"Ini kan fakta persidangan, bukan testimoni orang di luar persidangan. Tentu karena ini bagian dari proses pemeriksaan persidangan, maka kita anggap ini penting," kata Pengacara Publik LBH Medan, Maswan Tambak, Rabu (12/1/2022).

 

 

Menurutnya, keterangan menyangkut alur suap di Sat Res Narkoba Polrestabes Medan itu memang cukup mencengangkan.

Apalagi ada disebutkan bahwa uang suap dipakai membeli sepeda motor hadiah untuk anggota TNI AD. 

"Penting rasanya untuk majelis hakim meminta kepada Jaksa Penuntut Umum menghadirkan (Kapolrestabes Medan) ke Polrestabes Medan di persidangan," sebutnya.

Maswan menuturkan, bahwa keterangan Bripka Ricardo Siahaan jelas-jelas menunjukkan adanya keterlibatan Kapolrestabes Medan, Kombes Riko Sunarko

"Dalam sidang terbuka di Pengadilan Negeri Medan jelas, menurut keterangan Rikardo Siahaan itu jelas bahwasanya benar Kapolrestabes Medan memakai senilai Rp 75 juta untuk bayar press rilis, Wasrik dan beli motor untuk anggota Koramil," tuturnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved