Breaking News:

News Video

Ruang Bupati Penajam Paser Utara Disegel Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Saat ini, katanya, KPK tengah melakukan pemeriksaan secara tertutup di Polda Kaltim. "Nanti hasil OTT, setelah ada pemeriksaan, nanti akan dirilis

Editor: heryanto
Ruang Bupati Penajam Paser Utara Disegel KPK 

Ruang Bupati Penajam Paser Utara Disegel Komisi Pemberantasn Korupsi (KPK)

TRIBUNMEDAN.COM, MEDAN - Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi di wilayah Kalimantan Timur dibenarkan oleh Kapolda Irjen Pol Imam Sugianto.

Dilansir dari TribunKaltim.com, tiga orang yang terkena OTT sempat diamankan oleh tim penyidik KPK di Polda Kaltim.

"Pagi-pagi saya dikonfirmasi oleh KPK, kegiatan yang sudah dilaksanakan di Kabupaten PPU," kata Imam. "Diamankan kalau tidak salah informasinya ada 3," imbuhnya.

Imam pun menegaskan, untuk hasil dan penjelasan lebih lanjut soal OTT itu akan dilakukan pihak KPK.

Saat ini, katanya, KPK tengah melakukan pemeriksaan secara tertutup di Polda Kaltim. "Nanti hasil OTT, setelah ada pemeriksaan, nanti akan dirilis oleh pihak KPK," kata eks Asops Kapolri tersebut.

Kantor bupati disegel dilansir dari Antara, pascapenangkapan tersebut rumah dinas Bupati Penajam Paser Utara dan beberapa kantor di lingkungan kantor pemerintah kabupaten (pemkab), telah disegel KPK.

Dari pantauan Antara di Penajam, pintu rumah dinas bupati di Jalan Unocal, sudah dipasangi garis segel berwarna merah hitam.

Sementara itu, hal serupa juga terlihat di sejumlah ruangan di Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara.

Lalu, penyegelan juga terjadi di ruangan kantor Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Penajam Paser Utara.

Ditangkap di Jakarta seperti diberitakan sebelumnya, KPK telah menangkap Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur di Jakarta bersama sebelas orang lainnya.

"Yang bersangkutan ditangkap di Jakarta beserta beberapa pihak lainnya," ujar Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Kamis (13/1/2022).

Saat ini KPK masih melakukan pemeriksan kepada Abdul Gafur di Gedung Merah Putih KPK. Sementara itu, Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron menyebutkan, penangkapan terhadap Bupati Penajam Paser Utara itu diduga terkait penerimaan suap dan gratifikasi.

"Giat tangkap tangan terhadap penyelenggara negara di wilayah Penajam Paser Utara atas dugaan penerimaan suap dan gratifikasi," ujar Ghufron kepada Kompas.com.\

Berita dilansir dari Kompas.com 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved