Breaking News:

Alasan Perempuan di Sunggal Tega Aniaya Anak Tirinya, Emosi Saat Ajari Sang Anak Belajar

Motif pelaku tega menganiaya anaknya itu dikarenakan emosi saat mengajari korban untuk belajar di ruang tamu.

HO
wanita yang tegas siksa anak tirinya akhirnya ditangkap https://medan.tribunnews.com/2022/01/12/nasib-ibu-tiri-kejam-siksa-bocah-wanita-lebam-lebam-akhirnya-masuk-penjara-polrestabes-medan via @tribunmedan 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Kasus penganiaya seorang anak berusia 8 tahun di rumahnya di Jalan Medan - Binjai, KM 13,8, Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang akhirnya terungkap.

Selain mengamankan pelaku, pihak kepolisian juga membeberkan motif di balik penganiaya anak 8 tahun itu.

Alasan dan motif pelaku tega menganiaya anaknya itu dikarenakan emosi saat mengajari korban untuk belajar di ruang tamu.

Baca juga: Nelor.In, Bisnis Telur Gulung Viral di Kota Medan Berawal dari Rindu Jajanan Masa Kecil

Sehingga pelaku memukul korban dengan penggaris (rol) besi pajang. 

Hal tersebut dikatakan Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Medan AKP Madianta Ginting, Jumat (14/1/2022).

"Dari pengakuan tersangka, itu dikarenakan emosi. Jadi tersangka mengajari anak dalam belajar, tetapi dalam proses belajar tersebut anak ini lambat, tidak cepat menangkap pelajaran yang diajari sehingga tersangka emosi," ujarnya. 

Baca juga: Gubernur Sumut Dilaporkan ke KPK, Edy Rahmayadi: Nanti Ku Laporkan Balik Dia

Lanjut mantan Kapolsek Batangkuis ini, barang bukti yang disita dari peristiwa itu adalah sebuah rol besi panjang. 

Saat penganiayaan dilakukan, suami tersangka atau ayah angkat korban sedang tidak berada di rumah.

"Dalam kasus ini, selain menggunakan alat satu rol besi panjang, tersangka juga menggunakan tangan, memukul wajah anak korban," ungkapnya. 

Mengenai status anak korban dalam keluarga itu, lanjut Mardianta, ayah angkat korban yang melaporkan kasus ini berinisial SG.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved