Breaking News:

Anto Kambing Cabuli Adik Menantu 12 Kali di Deliserdang

MS alias Anto Kambing (50) ditangkap Satreskrim Polresta Deliserdang karena telah melakukan pencabulan belasan kali.

HO
MS alias Anto Kambing, kakek yang cabuli adik menantu di Deliserdang. 

TRIBUN-MEDAN.com, PAKAM - Seorang kakek, MS alias Anto Kambing (50) ditangkap Satreskrim Polresta Deliserdang karena telah melakukan pencabulan belasan kali. Korbannya adalah ANS (15) seorang pelajar yang tidak lain adalah adik kandung dari menantunya. Kasus ini pun dilaporkan oleh AF (29) menantu pelaku sekaligus abang kandung korban.

Informasi yang dihimpun di Satreskrim Polresta Deliserdang, Jumat (14/1/2022), Anto Kambing sebelumnya tinggal satu rumah dengan korban di Desa Sekip Kecamatan Lubukpakam. Korban bisa tinggal di situ karena diajak oleh abangnya. Perbuatan cabul dilakukan disaat rumah sedang sepi.

Kasus ini terungkap karena korban tidak lagi tahan dengan perbuatan cabul yang sudah berulang-ulang. Saat itu korbannya tidak mau lagi tinggal satu rumah dengan pelaku dan memilih kabur tinggal bersama uwaknya. Hal ini membuat abang korban pun bertanya-tanya.

AF langsung naik pitam ketika yang menjadi alasan karena adiknya sudah tidak kuat karena diabuli Anto Kambing. Dari situ kemudian ia pun melaporkan perbuatan mertuanya itu ke polisi.

Baca juga: EMPUNYA Pesantren Ditetapkan Jadi Tersangka Pencabulan Santriwati, Sudah Beraksi sejak 2019

Kasat Reskrim Polresta Deliserdang, Kompol I Kadek Hery Cahyadi menyebut pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Dari keterangan korban saat sebulan tinggal satu rumah dengan pelaku beberapa kali perbuatan cabul dilakukan. Pada saat abangnya dan yang lain di rumah pergi, di situlah korban dicabuli.

"Jadi adiknya pada 15 Oktober pergi dari rumah  karena takut atas perbuatan pelaku. Karena korban pergi ke rumah uwaknya pelapor ini pun mendatangi dan menanyakan alasan pergi dari rumah. Baru kemudian dijawab selalu dicabuli sama pelaku MS dan langsung dilaporkan ke Polres," kata I Kadek.

I Kadek menambahkan pelaku diamankan pada 12 Januari 2022 lalu sekira pukul 01.00 WIB. Saat itu pihaknya mendapatkan informasi bahwa tersangka sedang berada di rumah abang kandungnya di Gang Cempaka, Desa Bakaran Batu, Kecamatan Lubuk Pakam. Tim pun kemudian melakukan pengintaian di rumah tersebut.

"Begitu kita ketahui ada di dalam rumah langsung kita lakukan penangkapan terhadap tersangka. Awalnya tersangka  berusaha hendak melarikan diri namun sudah dikepung lalu sempat bersembunyi di bawah tempat tidur tapi cepat kita temukan," kata I Kadek.

Dari pengakuan tersangka kepada petugas,  perbuatan cabul dilakukan setelah setengah bulan korban tinggal bersama. Perbuatan pertama dilakukan pada 2 Oktober sekira pukul 13.00 di ruang tamu rumah. Kemudian perbuatan itu kembali dilakukan dengan cara bujuk rayu akan dibelikan paket internet untuk HP.

"Jadi saat istri dan anaknya tidak ada di situ tersangka melakukannya. Tiga hari kemudian dilakukan lagi di TKP yang sama dan berlanjut hingga 6 kali di bulan yang sama. Pernah juga dari hasil keterangan pelaku melakukan perbuatan cabul di kebun sayur dan terakhir mencabuli di kamar mandi. Total sudah 12 kali telah dilakukan," ucap I Kadek.(dra/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved