Breaking News:

News Video

Eks Tim Mawar Jadi Pangdam Jaya, Jenderal Andika Angkat Bicara Pengangkatan Mayjen Untung Budiharto

Panglima TNI Jendral Andika Perkasa angkat bicara soal pengangkatan Mayjen TNI Untung Budiharto sebagai Panglima Kodam Jaya.

Editor: Bobby Silalahi

Pengangkatan Untung sebagai Pangdam Jaya ini pun dianggap menyakiti keluarga korban penghilangan paksa 1997-1998.


TRIBUN-MEDAN.COM
- Panglima TNI Jendral Andika Perkasa angkat bicara soal pengangkatan Mayjen TNI Untung Budiharto sebagai Panglima Kodam Jaya.

Diketahui, penunjukkan Untung itu menjadi polemik karena dia dikenal sebagai eks Tim Mawar yang melakukan penculikan aktivis di ujung masa Orde Baru silam.

Dikutip dari Kompas.com, publik mengkritik mengenai rekam jejak Untung sebagai anggota Tim Mawar.

Jendral Andika Perkasa membuka suara mengenai hal ini untuk menjawab kritikan publik.

Andika mengatakan, pemecatan Untung dari ABRI karena keterlibatannya dalam Tim Mawar kala itu telah dianulir berdasarkan putusan pengadilan yang dirilis pada tahun 2000.

"Pangdam Jaya sebetulnya kalau dari segi hukum kan sudah menjalani apa yang kemudian waktu itu diputuskan oleh pengadilan," kata Andika.

"Waktu itu namanya masih Mahkamah Militer Agung, sudah diputuskan dan berkekuatan hukum tetap dan sudah dijalani," tuturnya.

Atas dasar itu, Andika pun mempromosikan Untung menjadi Pangdam Jaya, menggantikan Mayjen Mulyo Aji yang kini menjabat sebagai Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam).

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved