Breaking News:

Fasilitas TPS Beton di Kabanjahe Diganti dengan Bahan Besi

Beberapa fasilitas umum berupa Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di seputar Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, tampak hancur.

TRIBUN MEDAN/M NASRUL
WARGA melintas di dekat lokasi TPS beton yang diganti menjadi TPS berbahan besi, di Jalan Jamin Ginting, Kabanjahe, Kamis (13/1/2022). (TRIBUN MEDAN/Muhammad Nasrul) 

TRIBUN-MEDAN.com, KARO - Beberapa fasilitas umum berupa Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di seputar Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, tampak hancur. Pantauan Tribun Medan, di lokasi bekas TPS yang terbuat dari beton ini ada yang sudah diganti dengan menggunakan TPS berbahan besi dan ada juga yang dibiarkan begitu saja.

Satu TPS yang diganti menggunakan bahan besi tersebut tampak berada di Jalan Jamin Ginting Kabanjahe, tepatnya di Simpang Tiga Masjid Agung. Kemudian, untuk TPS berbahan beton yang dibiarkan begitu saja setelah dihancurkan berada di Jalan Perwira, Kabanjahe. Di lokasi ini, tampak terdapat tulisan “dilarang buang sampah” yang ditulis menggunakan cat berwarna hitam.

Seorangwarga Kabanjahe Putra, mengaku biasanya ia sering membuang sampah di TPS tersebut sebelum dihancurkan.

"Biasanya di situ buang sampahnya, tapi ini enggak tahu kenapa kemarin malah dihancurkan," ujar Putra, Kamis (13/1/2022).

Setelah fasilitas tersebut dihancurkan, dirinya sempat harus mencari lokasi lain untuk membuang sampah. Namun, setelah adanya fasilitas TPS dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karo, ia kembali membuang sampah di sana.

Baca juga: Warga Desa Sampali Kesal Banyak Orang Buang Sampah di Pinggir Sungai, Pemkab Harus Sediakan TPS

Ia mengatakan dengan adanya TPS berbahan besi yang ditempatkan di lokasi tersebut malah membuat masyarakat bertanya. Pasalnya, jika dibandingkan ukuran antara TPS beton dengan TPS berbahan besi ini tentunya sangat berbeda jauh.

"Inipun malah diganti sama yang besi, ukurannya lebih kecil. Sama saja kalau misalnya tempatnya di sini juga," ucapnya.

Dengan ukuran bak sampah yang lebih kecil ini, terlihat sampah juga berserakan di luar bak sampah tersebut. Jika memang penggantinya bak sampah ini untuk kenyamanan dan kemudahan dalam pengangkutan sampah, ia menilai jika hal tersebut tidak berhasil.

"Ya maunya kalau diganti itu yang ukurannya sama," katanya.

Kepala Bidang Kebersihan DLH Kabupaten Karo Esron menjelaskan jika TPS berbahan beton tersebut dihancurkan merupakan arahan dari Bupati Karo. Pasalnya, dari program 100 hari kerja bupati TPS berbahan beton itu dianggap mengurai estetika di kawasan Kabanjahe. "Itu memang arahan dari pimpinan, jadi kita hanya melaksanakan instruksi," katanya.

Dirinya mengungkapkan, alasan TPS tersebut dihancurkan nantinya di lokasi tersebut direncanakan akan dibuat menjadi tanaman. (cr4/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved