Breaking News:

Kerumunan Warga

Masyarakat Kota Binjai Berkerumun di Kantor Dinsos, Ternyata Karena Mengurus Ini

Suasana kantor Dinsos Kota Binjai tampak dipadati masyarakat. Sejumlah warga berkerumun karena mengurus sesuatu

Penulis: Satia | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/SATIA
Kantor Dinas Sosial Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai, Jumat (14/1/2022).(TRIBUN-MEDAN.COM/SATIA). 

TRIBUN MEDAN.COM,BINJAI- Kerumunan masyarakat yang diperkirakan ratusan orang terpantau di Dinas Sosial (Dinsos) Kota Binjai, Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Binjai Barat, Jumat (14/1/2022).

Akibat kerumunan ini, kemacetan pun terjadi.

Petugas Sat Lantas Polres Binjai langsung turun tangan mengurai kemacetan di lapangan. 

"Kami datang untuk mengurus bantuan langsung tunai dari pemerintah," kata seorang warga yang memakirkan kendaraanya di depan kantor tersebut.

Wanita yang tidak menyebutkan identitasnya itu mengatakan, bantuan berupa uang tunai Rp 1,2 juta dari pemerintah akan diberikan kepada masyarakat.

Baca juga: Respons Perintah Jaksa Agung Berantas Mafia Tanah, Kejari Binjai Ungkap dalam Penyelidikan

"Kalau enggak salah, bantuan UMKM dari pemerintah Rp 1,2 juta," ungkapnya. 

Ia mengatakan, adapun syarat-syarat yang dibawa, yakni Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluraga yang telah di foto kopi.

"Persyaratan itu yang kita bawa untuk mengurus ini," jelasnya. 

Akibat antrian ini, masyarakat berdesakan untuk masuk ke dalam kantor.

Baca juga: Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun, BIN Sumut Bawa 2000 Dosis Vaksin Sinovac ke Binjai

Bahkan, petugas di lapangan membagi beberapa sesi setiap warga kecamatan untuk datang ke Kantor Dinas Sosial, agar mengurangi penumpukan. 

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Binjai AKP Djoko Lelono mengatakan, pihaknya baru mengetahui adanya kemacaten panjang di kantor tersebut.

Sebab, Dinas Sosial tidak ada berkoordinasi dengan Lantas Polres guna mengurai kemacetan.

"Kami baru tahu ketika melintas di jalan tersebut. Kenapa terjadi kemacetan panjang. Sebelumnya gak ada koordinasi, kalau ada mungkin kemacetan panjang tidak akan terjadi," jelasnya. (wen/TRIBUN-MEDAN.COM).

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved