Breaking News:

Niat Pisahkan Kawan Berkelahi Karena Judi, Irsan Malah Tewas Terbakar

Berawal karena persiteruan judi tembak ikan, Imam Syahputra Alias Imam buat teman terbakar hingga tewas.

Telegraphindia.com
Ilustrasi bakar diri 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Berawal karena persiteruan judi tembak ikan, Imam Syahputra Alias Imam buat teman terbakar hingga tewas.

Kini akibat perbuatannya, warga kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan jalani sidang di Pengadilan Negeri Medan, Jumat (14/1/2022).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Serli Dwi Warmi dalam dakwaannya menuturkan, perkara yang menjerat lelaki 24 tahun ini berawal pada hari minggu, 05 September 2021, sekira pukul 15.30 WIB, ketika saksi Heri Kiswanto sedang bermain tembak ikan di lokasi tersebut.

Saat itu, Heri melihat terdakwa sedang marah-marah kepada saksi Edy Syah Putra Alias Buyung, yang merupakan penjaga di tempat permainan tembak ikan. 

"Disebabkan koin/Argo mesin milik terdakwa hilang sebanyak 2 buah, lalu antara saksi Edy dan terdakwa terjadi pertengkaran mulut, hingga akhirnya dipisahkan oleh warga setempat dan terdakwa pergi keluar dari tempat tersebut," urai JPU.

Selanjutnya Edy pun menghubungi Tohir (Daftar Pencarian Orang) dan menceritakan kejadian tersebut. Tidak lama kemudian Tohir datang ke tempat permainan judi tersebut dan bertemu dengan Edy.

"Lalu Tohir mencari terdakwa, namun pada saat itu terdakwa sudah keluar dari tempat permainan dindong tersebut. Selanjutnya Tohir  keluar dari tempat permaian judi  tersebut  dan bertemu dengan terdakwa yang pada saat itu terdakwa sudah memegang 1  botol besar Aqua yang berisi bensin dan mancis," beber JPU.

Lalu, antara Tohir dan terdakwa pun terjadi pertengkaran mulut, hingga akhirnya saksi Dedek Hermawan melihat korban Irsan Hamdani yang pada saat itu berada di lokasi tersebut, berusaha melerai pertengkaran dengan cara menahan dan memeluk terdakwa yang telah memegang bensin.

"Lalu antara Tohir dan terdakwa  terjadi rebutan botol aqua tersebut  hingga akhirnya bensin yang berada di dalam botol aqua tersebut tumpah dan mengenai korban Irsan Hamdani, Tohir dan terdakwa. Lalu terdakwa yang ketika itu sedang memegang mancis di tangan, sempat menyalakan mancis tersebut hingga  api menyambar dan mengenai korban Irsan Hamdani, Tohir dan terdakwa," pungkas JPU.

Akibatnya, korban pun meninggal dunia karena mengalami luka bakar di beberapa titik. "Perbuatan Terdakwa diatur dan diancam pidana dalam Pasal 187ke 3 KUHPidan," pungkas JPU.

(cr21/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved