PANAS POLL! Suhu di Australia Mencapai 50,7 Derajat Celcius, Bisa Jadi Pembunuh Senyap
Suhu pada Kamis menyamai rekor hari terpanas di negara itu yang bertahan selama 62 tahun.
TRIBUN-MEDAN.com, SYDNEY - Cuaca di Onslow, sebuah kota terpencil di Australia Barat, sangat panas hingga mencapai 50,7 derajat, Kamis sore.
Ini tentu sangat jauh dibandingkan suhu cuaca normal di Indonesia sekitar 30 derajat Celcius.
CNA melaporkan, Jumat (14/1/2022), catatan ini menyamai rekor hari terpanas di negara itu yang bertahan selama 62 tahun.
Suhu seperti itu bisa menjadi hal biasa di Australia karena pemanasan global, kata Dewan Iklim Australia.
"Catatan suhu maksimum Australia Barat baru dan rekor suhu Nasional yang sama!" tulis Biro Meteorologi negara bagian memposting di Twitter.
"Onslow mencapai yang belum pernah terjadi sebelumnya - 50.7C yang merupakan rekor WA dan sama dengan hari terpanas Australia yang ditetapkan 62 tahun yang lalu di Oodnadatta SA."
Negara itu terakhir mencatat suhu 50,7 derajat Celcius pada 2 Januari 1960 di Bandara Oodnadatta Australia Selatan.
Direktur riset Dewan Iklim Dr Martin Rice mengatakan rekor itu adalah "bagian dari tren pemanasan jangka panjang yang didorong oleh pembakaran batu bara, minyak, dan gas".
Dia mengatakan suhu ekstrem memiliki "konsekuensi bencana yang mematikan" di Australia.
"Gelombang panas adalah pembunuh diam-diam di Australia, mereka menyebabkan lebih banyak kematian daripada peristiwa cuaca ekstrem lainnya," katanya.
Australia telah mengalami musim panas dengan kebakaran hutan di barat negara itu dan banjir mematikan di pantai timurnya.
Rice mengatakan bahw, tanpa pengurangan emisi gas rumah kaca, rekor suhu seperti itu bisa menjadi hal biasa di Australia.
"Di Sydney dan Melbourne, kita akan melihat hari-hari musim panas 50 derajat pada tahun 2030," katanya. (Channel News Asia)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Ilustrasi-termometer.jpg)