Breaking News:

Pengembang PUBG Protes, Minta Free Fire Dihapus Karena Menjiplak, Layangkan Gugatan

Pengembang game PlayerUnknown's Battlegrounds (PUBG), Krafton menggugat Apple, Google hingga Garena.

Ist
Game Free Fire besutan Garena ((Dok. Shutterstock/itsovetnik) ) 

TRIBUN-MEDAN.com - Pengembang game PlayerUnknown's Battlegrounds (PUBG), Krafton menggugat Apple, Google hingga Garena.

Krafton menuduh Garena telah menjiplak game PUBG pada game Free Fire dan Free Fire Max.

Sementara Apple dan Google dituntut karena berperan dalam mendistribusikan kedua game Garena itu di toko aplikasinya, yaitu Play Store dan App Store.

Krafton bahkan menuduh Google meng-hosting video game itu di YouTube yang disebutnya

"Live-action Battlegrounds (PUBG) yang didramatisir, yang jelas-jelas melanggar".

"Free Fire dan Free Fire Max secara ekstensif menjiplak berbagai aspek Battlegrounds (PUBG), baik secara individu maupun dalam kombinasi, termasuk fitur air drop yang dilindungi hak cipta milik Battlegrounds," kata Krafton dalam gugatannya.

Lebih rinci, Krafton menyebut struktur dan permainan game, pemilihan senjata, armor (baju besi), objek unik, lokasi maupun keseluruhan pilihan skema warna dan tekstur dalam Free Fire mencontek PUBG.

Menurut Krafton, Garena memperoleh ratusan juta dolar AS dari penjualan item dalam aplikasi. Google dan Apple disebut kebagian sejumlah besar dari pendapatan tersebut.

Untuk itu, Krafton meminta Garena menghentikan eksploitasi Free Fire dan Free Fire Max serta meminta Google maupun Apple untuk menghentikan distribusi game tersebut.
Tanggapan Garena

Garena sendiri telah memberikan tanggapan dan menyebut tuduhan Krafton tanpa dasar. "Klaim Krafton tidak berdasar," kata juru bicara Garena dikutip KompasTekno dari TechCrunch, Jumat (14/1/2022).

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved