Breaking News:

Tumpukan Sampah Membusuk di Jalan Provinsi Belidaan-Dolok Masihul, Warga Minta Copot Kadis DLH

Namun, hingga sekarang sampah yang menggunung, dan sudah mengeluarkan aroma busuk, masih terlihat dan mengganggu sejumlah pengendara

Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN / Muhammad Anil Rasyid
Sampah menumpuk dan sudah mengeluarkan bau busuk di Desa Sei Parit, tepatnya di Jalan Provinsi Belidaan-Dolok Masihul, Jumat (14/1/2022).    

TRIBUN-MEDAN.com, SERGAI - Tumpukan sampah yang menggunung, mengular, dan sudah sudah mengeluarkan aroma busuk, tampak terlihat di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang berada di Desa Sei Parit, atau tepatnya di jalan umum dari Belidaan-Kecamatan Dolok Masihul, Serdangbedagai (Sergai), Sumatera Utara, Jumat (14/1/2022).

Padahal, Minggu (31/12021) atau sehari setelah Bupati Sergai Darma Wijaya dilantik, ia sudah mengatakan bahwa, TPA yang berada di Desa Sei Parit tersebut dipindahkan ke TPA yang berada di Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Sergai

Namun, hingga sekarang sampah yang menggunung, dan sudah mengeluarkan aroma busuk, masih terlihat dan mengganggu sejumlah pengendara yang melintas. 

"Pada tahun 2021, Bupati Serdangbedagai (Sergai) Darma Wijaya sudah memerintahkan dinas terkait yaitu dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup Sergai, agar sampah ini direlokasi ke Kecamatan Dolok Masihul, dan sudah dilakukan pembenahan perbaikan sampah ini," ujar warga sekitar, M Nur Bawean. 

Lanjur M Nur, alasannya karena TPA di Desa Sei Parit ini dipindahkan karena, lokasinya yang tidak tepat berada di tepi jalan provinsi Belidaan-Kecamatan Dolok Masihul.

Baca juga: Aniaya Tetangga Hingga Berdarah-darah Gegara Klakson Mobil, Ahok Ditangkap Polisi

"Tumpukan sampah ini mengundang bauk yang tak sedap serta mengganggu pengguna jalan. Sewaktu itu jalan provinsi ini, sangat anjlok sulit dilintasi, karena posisi tumpukan sampah sampai berada di tengah jalan," ujar M Nur. 

"Sampah ini sempat berkurang, namun beberapa bulan kemudian, sampah ini menumpuk kembali. Dan sangat pengguna jalan maupun masyarakat sekitar yang mencium bauk tak sedap ini," sambungnya.

Diketahui, sampah-sampah ini berasal dari pembuangan truk sampah Dinas Lingkungan Hidup yang melakukan pembersihan di Kecamatan Sei Rampah, Sei Bamban, dan Tanjung Beringin. 

Hal itu kian nyata, karena pasalnya saat wartawan Tribun Medan dilokasi, tampak dua truk Colt Diesel milik Dinas Lingkungan Hidup Sergai, sedang membuang sampah di TPA yang berada di Desa Sei Parit. 

"Harapan saya, kepada Bupati Sergai Darma Wijaya, untuk memerintahkan kepala Dinas Lingkungan Hidup Sergai, lebih taat dan patuh atas perintah bupati yang memang bupati seyogianya mempunyai etikat baik untuk memindahkan tempat pembuangan sampah ini ke Kecamatan Dolok Masihul," ujar M Nur. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved