Breaking News:

Anak Kiai Jombang Jadi Buronan Kasus Pencabulan 5 Santri, Polisi Sempat Diadang Ratusan Simpatisan

Kasus pencabulan lima santriwati oleh tersangka MSA (41), anak kiai di Jombang, Jawa Timur menemui babak baru.

Editor: Liston Damanik
Surya/Luhur Pambudi
Direktur Ditreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Totok Suharyanto menetapkan MSA, anak kiai di Jombang tersangka pencabulan dalam daftar pencarian orang (DPO). 

TRIBUN-MEDAN.com, JOMBANG - Kasus pencabulan lima gadis yang merupakan santri oleh tersangka MSA (41), anak kiai di Jombang, Jawa Timur menemui babak baru.

Kasus yang sudah berjalan hingga dua tahun lamanya ini segera menemui titik terang.

Terbaru, Penyidik Ditreskrimum Polda Jatim telah memasukkan MSA dalam daftar pencarian orang (DPO).

Tindakan itu diambil lantaran MSA tidak kooperatif dan berkali-kali mangkir dari proses penyidikan.

Direktur Ditreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Totok Suharyanto menegaskan, setelah surat DPO atas nama MSA terbit, pihaknya akan menjemput paksa tersangka dari tempat dirinya berada.

"Kami sudah menerbitkan (surat) DPO, untuk selanjutnya kami akan melaksanakan upaya paksa."

"Tinggal teknis waktunya akan kami atur kemudian," ujarnya di Halaman Gedung Ditreskrimum Mapolda Jatim, Jumat (14/1/2022), dikutip dari Surya.

Totok pun menjelaskan kronologi hingga surat DPO sampai diterbitkan.

Baca juga: Perempuan di Aceh Ini Dihukum Cambuk 100 Kali karena Zina - Pria Selingkuhannya 15 Kali, Kok Bisa?

Baca juga: Jaksa Penuntut Perhatikan Ekspresi Pemerkosa 13 Santri saat Sidang Tidak Tunjukkan Rasa Bersalah

Pertama, penyidik Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim, telah melayangkan surat pemanggilan pertama, pada Jumat (7/2/2022) kemarin.

Pemanggilan tersebut seusai berkas kasus yang menjeratnya dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan Tinggi Jatim atau P-21, pada Selasa (4/1/2022).

Halaman
123
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved