Breaking News:

Apa itu OpenSea? Pasar Digital untuk Jual Beli NFT

Dilansir dari Forbes, (23/11/2021), OpenSea adalah marketplace atau pasar online yang memungkinkan perdagangan NFT.

HO / Tribun Medan
Opensea 

TRIBUN-MEDAN.com - Topik seputar Non-Fungible Token (NFT) dan OpenSea saat ini tengah ramai diperbincangkan masyarakat.

Topik ini menjamur di Indonesia, terlebih saat viralnya foto selfie Ghozali pada Kamis (13/1/2022). Ghozali merupakan salah satu pemilik akun NFT yang menjual foto selfie yang dikumpulkannya selama 5 tahun.

Hingga Sabtu (15/1/2022), Ghozali berhasil meraup keuntungan sampai miliaran rupiah berkat penjualan ratusan foto selfie-nya di OpenSea.

Apa itu OpenSea dan bagaimana sejarah berdirinya OpenSea?

Dilansir dari Forbes, (23/11/2021), OpenSea adalah marketplace atau pasar online yang memungkinkan perdagangan NFT.

NFT sendiri adalah potongan kode digital unik yang dapat dikaitkan dengan aset digital seperti karya seni digital.

OpenSea pertama kali didirikan pada Maret 2020 oleh Devin Finzer (31) dan Alex Atallah (29).

Mereka membangun pasar untuk menciptakan dan memperdagangkan segala macam NFT, baik seni, musik, atau game yang dikenal sebagai blockchain.

Saat itu, mereka hanya memiliki 4.000 pengguna aktif yang melakukan transaksi 1,1 juta dollar AS per bulan. Artinya, penyokong OpenSea hanya mendapatkan komisi penjualan 2,5 persen atau sekitar 28.000 dollar AS atau sekitar Rp 400.807.400.

Attalah mengatakan, pasar NFT mungkin tidak akan bertahan, apalagi saat itu angka kasus Covid-19 sedang tinggi-tingginya. Ia pun berupaya bekerja dan mempertahankan NFT di ruang bawah tanah rumah orangtuanya di Colorado, AS.

OpenSea dan kebangkitan pasar NFT

Nasib baik, pesaingnya yakni Rare Bits mengumumkan bahwa nilai NFT sedang mengganda atau berlipat-lipat.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved