Breaking News:

PRIA yang Kerap Peras Sopir Bongkar Muat Barang di Pasar Bengkok Terancam 9 Tahun Penjara

Andi ditangkap lantaran kerap memeras sopir bongkar muat barang di pasar dan memaksa sopir membayar uang iuran gak jelas ke SPSI.

Penulis: Fredy Santoso | Editor: Randy P.F Hutagaol
HO
Andi Dian Syahputra (47) pelaku pemerasan terhadap sopir bongkar muat barang di Pasar Bengkok di Jalan William Iskandar simpang Aksara, Kelurahan Sidorejo Hilir, Kecamatan Medan Tembung saat ditangkap polisi, Jumat (14/1/2022).   

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Tim Resmob Satreskrim Polrestabes Medan menangkap seorang pelaku pemerasan Andi Dian Syahputra (47) di Pasar Bengkok, Jalan William Iskandar simpang Aksara, Kelurahan Sidorejo Hilir, Kecamatan Medan Tembung.

Andi ditangkap lantaran kerap memeras sopir bongkar muat barang di pasar dan memaksa sopir membayar uang iuran gak jelas ke SPSI.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Muhammad Firdaus mengatakan, pemerasan itu terjadi pada 7 Januari kemarin dan videonya viral.

Saat itu, Prengky (21) sopir bongkar muat sedang menurunkan barang di Pajak Bengkok, Toko Wira Jalan Willem Iskandar, Kecamatan Medan Tembung.

Saat itu datang dua pemuda yang mana salah seorang diantaranya meminta uang SPSI sebesar Rp. 35.000 dengan memaksa dan mengatakan wajib membayar uang SPSI.

“Dengan sangat terpaksa korban memberikan uang tersebut. Kemudian korban yang keberatan dan dirugikan kemudian melaporkannya ke Polrestabes Medan guna diproses hukum,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Firdaus, Jumat (14/1/2022).

Menindaklanjuti laporan Prengky, Polisi melakukan penyelidikan dan menangkap dia dirumahnya di Jalan Pembinaan Dusun III, Kelurahan Bandar Setia, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Setelah itu Andi dibawa ke Polrestabes Medan untuk menjalani pemeriksaan.

Kepada Polisi Andi mengaku telah melakukan pemerasan khusus ke para sopir selama 10 bulan di pasar bengkok.

Hasil pemerasan oleh pelaku pun disetor kepada Ketua SPSI Medan Estate sebesar Rp 10.000 perbulan. Sementara pelaku mendapatkan hasil dari pemerasan Rp 30.000 sampai Rp 50.000 perharinya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved