Breaking News:

Warga Medan Polonia Nekat Jadi Driver Ojol Sambil Nyambi Jual Ekstasi, Kini Diadili di PN Medan

Saat itu, anggota Polisi Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut mendapat informasi bahwa di jalan Karya Bersama Kecamatan Medan Polonia

TRIBUN MEDAN/GITA
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Liani Elisa Pinem saat membacakan dakwaan di Pengadilan Negeri Medan, Jumat (14/1/2022).       

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Seorang driver ojek online (ojol) Surya Wiradhana alias Surya kini diadili di Pengadilan Negeri Medan, Jumat (14/1/2022) karena keciduk dagang pil ekstasi kepada polisi yang menyamar.

Baca juga: Sering Peras Sopir Bongkar Muat di Pajak Bengkok Medan Tembung, Andi Diciduk, Terancam 9 Tahun Bui

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Liani Elisa Pinem menuturkan, perkara yang menjerat warga Jalan Karya Bersama Kecamatan Medan Polonia ini berawal pada Senin tanggal 23 Agustus 2021 lalu sekitar pukul 16.00 WIB.

Saat itu, anggota Polisi Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut mendapat informasi bahwa di jalan Karya Bersama Kecamatan Medan Polonia sering terjadi jual beli Narkotika jenis Pil Ekstasi.

"Selanjutnya saksi Roni Damara Sitepu (polisi) melakukan pembelian terselubung menghubungi terdakwa Surya Wiradhana  melalui Whatsapp memesan Ekstasi sebanyak 39 butir dengan kesepakatan harga Rp 170.000 per butir," kata JPU.

Selanjutnya  sekira pukul 17.00 WIB, terdakwa menghubungi saksi Roni Damara Sitepu (polisi) dan memberitahukan untuk melakukan transaksi di Jalan Karya Bersama  tepatnya di depan Mesjid Silaturahim.

"Kemudian saksi Roni Damara bersama tim mendatangi lokasi menggunakan Mobil, sesampainya di depan Mesjid Silaturahmi saksi Roni, menyuruh terdakwa masuk ke dalam Mobil dan pada saat terdakwa menyerahkan Narkotika jenis Pil Ekstasi kepada Roni dan seketika itu terdakwa ditangkap," beber JPU.

Baca juga: Video Panas Wanita Diduga Anggota Dewan Dapil Medan Utara Beredar, Polisi Akan Lakukan Penyelidikan

Selanjutnya, kata JPU terdakwa berserta barang bukti yang disita berupa 8 plastik klip bening tembus pandang berisikan Narkotika jenis Pil Ekstasi dengan jumlah keseluruhan 39 butir dengan berat netto 15,06 gram dan beberapa barang lainnya dibawa ke Ditresnarkoba Polda Sumut guna penyidikan lebih lanjut.

"Terdakwa mendapatkan Pil Ekstasi tersebut dari Jepal (DPO) dengan cara memesan dengan harga perbutirnya Rp 150.000, dengan pembayaran setelah barang habis terjual, dan terdakwa mendapatkan keuntungan sebesar Rp 20.000," ucap JPU.

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam Pidana Pasal 114 Ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

(cr21/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved