News Video

Kadis Pariwisata Toba Tidak Ada Personel Pengawasan di Tempat Wisata

Pascahanyutnya 3 pelajar di perairan Sunset Beach, Kadis Pariwisata John mengaku bahwa tidak ada petugas yang berjaga di tempat wisata

Tayang:
Penulis: Maurits Pardosi |

Hanyut 3 Pelajar, Kadis Pariwisata Toba Tidak Ada Personel Pengawasan di Tempat Wisata

TRIBUN-MEDAN.com, TOBA – Pascahanyutnya tiga orang pelajar di perairan Sunset Beach, yang berada di Desa Lumban Gaol, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, Kadis Pariwisata Toba John Piter Silalahi menjelaskan bahwa pihaknya tidak menempatkan personil khusus di tempat wisata tersebut.

Pengelolaan destinasi wisata tersebut ternyata sudah disampaikan kepada pihak desa. Dan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan desa terkait hal tersebut.

"Saya katakana tadi bahwa kita tidak punya personil khusus yang ditempatkan di sini. Kita berkoordinasi dengan desa karena memang pengelolaannya ke desa. Maka, desa berapat dapat menempatkan orang-orangnya di tempat tersebut minimal mengingatkan wisatawan agar jangan pergi ke tempat-tempat yang kita tidak ijinkan," ujar Kadis Pariwisata Toba John Piter Silalahi saat disambangi di Pemandian Sunset Beach, Desa Lumban Gaol Tambunan, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba pada Senin (17/1/2022).

Soal penempatan personil khusus pengamanan dan pengawasan di seputar destinasi wisata harus membutuhkan penganggaran.

"Jadi kami tadi telah banyak berbincang dengan Pak Kepala Desa tentang itu. Memang, dana dari desa pun terbatas juga, maka segala upaya yang ada dapat dioptimalkan," sambungnya.

"Perangkatnya sudah ada, tapi pada saat kejadian kan penyelamnya sedang tidak berada di tempat. Jadi, begitu tenggelam, tidak langsung diangkat. Ia juga tidak mungkin di sana setiap hari. Karena memang mereka harus bekerja di tempat lain. Saya pikir untuk dapat stay di sini, itu harus ada penganggaran, maka desa hanya sanggup menempatkan petugas khusus yang tidak setiap hari di sana," terangnya.

Terkait kejadian tersebut, ketiga korban tersebut sudah diimbau warga sekitar agar jangan memasuki area yang dilarang. "Maka, tadi Pak Kepala Desa bilang bahwa semua pemilik warung di sekitar sini sudah mengimbau supaya tidak berenang pada tempat yang kita tidak ijinkan. Akhirnya, mereka juga masuk pada tempat yang dilarang itu," pungkasnya.

(cr3/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved