Sandiaga Uno Beri Reaksi Keras Terkait Penolakan Karantina Peserta MotoGP: Kita Negara Hukum

Pemerintah Indonesia menanggapi pernyataan CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta yang tidak ingin menjalani karantina. 

(KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO)
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno saat wawancara program Beginu bersama Pemimpin redaksi Kompas.com, Wisnu Nugroho di M Bloc Market, Kamis (15/4/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com - Pemerintah Indonesia menanggapi pernyataan CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta yang tidak ingin menjalani karantina. 

Carmelo memang terkesan mengancam tuan rumah MotoGP, yakni salah satunya Indonesia untuk tidak memberlakukan karantina bagi peserta. 

Menanggapi ini, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, merespons ancaman tersebut.

Ia memastikan pemerintah Indonesia tetap konsisten menerapkan sistem karantina bagi peserta MotoGP dari luar negeri. 

“Saya ingin sampaikan di sini secara tegas, kita ini negara hukum yang sudah menerapkan pengendalian pandemi Covid-19 sesuai dengan kaidah terbaik. Kita akan selesaikan kewajiban kita, tapi kita tidak terima jika diancam satu dan lain hal,” kata Sandiaga Uno dalam Weekly press Briefing, Senin (17/1/2022).

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu, bos MotoGP atau CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta berencana membatalkan balapan jika penyelenggara memberlakukan aturan wajib karantina bagi peserta dan kru.

Ini tentunya tidak sejalan dengan aturan penanggulangan Covid-19 di tanah air, yang mewajibkan karantina bagi siapapun yang datang dari luar negeri.

Pengendalian Covid

Covid-19 di Indonesia sudah menjadi best practise.

Sementara penyelenggaraan event MotoGP, tentunya harus dilakukan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku di Indonesia, demi kebangkitan ekonomi.

“Kita sudah menjadi best practise, oleh karena itu, jika ada pihak yang mengancam tidak akan menyelenggarakan MotoGP karena penanganan pandemi kita, saya menyampaikan secara tegas bahwa bangsa ini diatur oleh pemerintah, dan kita fokus pada penanganan pandemi dan kebangkitan ekonomi kita,” ujar dia.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved