ANAK Kepala Desa di Deliserdang Kepergok Warga Curi Kabel PLN Bersama Temannya
Empat orang pencuri kabel PLN jenis 3 PAS ditangkap masyarakat Desa Bangun Sari Baru Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deliserdang.
Penulis: Indra Gunawan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, DELISERDANG - Empat pencuri kabel PLN jenis 3 PAS ditangkap masyarakat Desa Bangun Sari Baru Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deliserdang.
Keempat orang pelaku itu masing-masing Edy Putra (33), Agus Dermawan (34), Nurdianto (24) dan Fajar Suhanda (24).
Keempat orang warga Kecamatan Namorambe itu sudah diserahkan ke Polsek Tanjung Morawa dan sempat diamuk massa
Informasi yang dikumpulkan di Polsek Tanjung Morawa, saat melakukan aksi ternyata ada 5 pelaku namun satu pelaku berhasil melarikan diri.
Dari empat orang itu tersangka Nurdianto alias Bancet adalah anak Kepala Desa Jati Kesuma Kecamatan Namorambe, Wasito.
Nurdianto sempat menjabat sebagai perangkat desa dan telah dipecat.
Saat dikonfirmasi Wasito mengakui kalau Nurdianto adalah anaknya.
Ia mengaku sudah mendapat kabar dari polisi dan telah menjenguk yang bersangkutan di Polsek Tanjung Morawa.
Dirinya berpendapat apa yang dilakukan oleh anaknya itu adalah tanggungjawab anaknya itu sendiri.
"Saya sudah jenguk ke Polsek dan dia ngaku menyesal. Nangis saja dia, ya saya bilang kalau nyesal berubah. Dia sudah berumah tangga anaknya satu dan masih kecil. Yang jelas ini urusan pribadi dia," ucap Wasito Selasa, (18/1/2022).
Sebagai orangtua ia hanya berharap ke depan anaknya itu betul-betul berubah dan bisa memahami dan akan mengerti arti kehidupan yang sesungguhnya.
Ia berpendapat ketika di rumah anaknya itu dimatanya baik. Ia pun tidak menyangka anaknya di luar bisa berbuat seperti itu.
"Ya inilah salah pergaulan dan salah kawan. Di rumah bagusnya dia. Ya ke depan kita sebagai orangtua berharap besar anak tidak berbuat yang nggak-nggak lagi," kata Wasito.
Ia mengaku kalau saat ini dirinya kembali mencalonkan diri sebagai calon Kepala Desa.
Ia yakin kalau masyarakat bisa memilah-milah dan melihat persoalan ini.
Menurutnya tidak bisa perbuatan anak dikaitkan dengan kepemimpinannya saat ini.
Sementara itu Kapolsek Tanjung Morawa, AKP Firdaus Kemit mengaku kalau pihak PLN telah melaporkan kasus pencurian yang dilakukan para tersangka ke polisi.
Diakui kalau pencurian yang dilakukan pelaku terjadi pada 12 Januari lalu sekira pukul 05.00 WIB.
"Mereka saat itu ada 5 orang dan satu orang berhasil kabur. Mereka menaiki mobil dan kini mobilnya sudah kita amankan dan menjadi barang bukti. Barang bukti lain yang juga sudah kita amankan seperti alat pemotong kabel, tang, pisau cutter dan obeng," ucap Firdaus Kemit.
Kemit menyebut saat ini pihaknya masih terus melakukan pendalaman.
Belum dapat dipastikan apakah para melaku memang spesialis pencuri kabel PLN atau tidak.
"Jadi saat itu sedang sepi dan kabel jenis 3 PAS dipotong. Listrik sempat padam dan rumah-rumah penduduk ikut padam. Ada masyarakat di sekitar TKP yang merasa terganggu saat itu. Karena naik mobil Avanza terparkir di pinggir jalan sempat didatangi dan ditanyai apakah benar orang PLN atau tidak," kata Kemit.
Saat itu, lanjut Kemit para pelaku malah gugup dan ketakutan.
Mereka sempat mau melarikan diri namun berhasil dicegah oleh masyarakat.
Mengenai satu orang pelaku yang berhasil kabur pihaknya pun mengaku sudah mengetahui identitasnya dan sedang melakukan pengejaran.
(dra/tribun-medan.com).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Nurdianto_Polsek-Tanjung-Morawa_.jpg)