News Video
Mengenal 'Deepfake' Dibalik Hebohnya Video Syur Mirip Nagita Slavina Diduga Gunakan Teknologi Ini
Teknologi " Deepfake " biasa digunakan oknum tak bertanggung jawab untuk membuat konten pornografi palsu.
Deepfake sendiri diketahui mengandalkan kecerdasan buatan dan pembelajaran mendalam.
Bila diterapkan pada video akan menghasilkan video palsu tersebut.
TRIBUN-MEDAN.COM - Bukan pertama kalinya video dengan teknologi "Deepfake" artis tersebar di internet, bahkan diduga video syur 61 detik mirip Nagita Slavina yang tersebar pun menggunakan teknologi yang sama.
Teknologi " Deepfake " biasa digunakan oknum tak bertanggung jawab untuk membuat konten pornografi palsu.
Bahkan, konteks pornografi tersebut seluruhnya atau 100 persen menargetkan perempuan.
Dilansir Kompas.com, diinformasikan bahwa istilah "Deepfake" sendiri lahir pada tahun 2017.
Istilah itu muncul ketika seorang pengguna Reddit memposting potongan video porno yang dipalsukan di forum online tersebut.
Video-video yang diposting tersebut menukar wajah selebritas dunia dengan oknum tertentu.
Alhasil, video yang disebarkan tersebut seolah merupakan video milik selebritas
Sehingga korban Deepfake tampak seakan-akan memainkan aksi porno yang tak korban lakukan.
Deepfake sendiri diketahui mengandalkan kecerdasan buatan dan pembelajaran mendalam.
Bila diterapkan pada video akan menghasilkan video palsu tersebut.
Seperti diketahui, Kasat reskrim Polres Metro Jakarta Pusat memastikan video berdurasi 61 detik yang diduga mirip artis Nagita Slavina adalah palsu atau hasil rekayasa.
"Hasil koordinasi dengan Siber Polda Metro Jaya video itu fake alias palsu, hasil editing," tegas AKBP Wisnu.
Kepolisian pun tidak menyebutkan teknologi rekayasa apa yang digunakan untuk menyunting video tersebut.
Namun, kemungkinan pelaku memanfaatkan teknologi Deepfake untuk menghasilkan video syur mirip Nagita Slavina tersebut. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Menilik Teknologi "Deepfake" di Balik Video Diduga Mirip Nagita Slavina