Studi di AS Ungkap Penyebab Mayoritas Efek Samping Vaksinasi, Masalahnya Bukan di Vaksin!

Peneliti Harvard Medical School menyebutkan bahwa sebagian besar efek samping vaksin Covid-19 disebabkan ekspektasi.

Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/Alvi
Seorang wanita menerima suntikan vaksinasi Covid-19 dari petugas kesehatan di Kampus Hijau STBA-PIA, Jalan Yos Sudarso Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, Sabtu (9/10/2021).TRIBUN MEDAN/Alvi 

TRIBUN-MEDAN.com -  Studi baru menunjukkan bahwa banyak orang sangat khawatir tentang efek samping vaksin Covid-19 sehingga akhirnya benar-benar merasakannya, bahkan jika mereka hanya disuntikkan plasebo atau obat kosong.

Dikutip dari Russian Today, peneliti Harvard Medical School menyebutkan bahwa sebagian besar efek samping vaksin Covid-19 disebabkan oleh ekspektasi orang dari vaksin tersebut.

Kesimpulan diambil setelah peneliti menganalisis data lebih dari 45 ribu peserta uji coba.

Disebutkan, berbagai efek samping sistemik, seperti sakit kepala, kelelahan, dan nyeri sendi dilaporkan terjadai di kedua bagian kelompok fokus.

Kedua kelompok adalah mereka yang menerima berbagai vaksin Covid, serta mereka yang tanpa sadar menerima plasebo.

Setelah menganalisis laporan tersebut, para ilmuwan dari Beth Israel Deaconess Medical Center yang berbasis di Boston sampai pada kesimpulan bahwa apa yang disebut efek nocebo, telah menyumbang tiga perempat dari semua efek samping vaksin yang dilaporkan.

Efek nocebo adalah sensasi tidak menyenangkan yang disebabkan oleh kecemasan atau harapan buruk.

Laporan tersebut, yang diterbitkan dalam jurnal JAMA Network Open, mengatakan bahwa 35 persen penerima plasebo melaporkan efek samping setelah dosis pertama dan 32 persen setelah dosis kedua.

Secara signifikan lebih banyak efek samping dilaporkan dalam kelompok vaksin.

 
Tetapi, “apa yang disebut reaksi nocebo menyumbang 76 persen efek samping sistemik setelah dosis pertama vaksin Covid-19 dan 52 persen setelah dosis kedua,” sebut laporan itu.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved