Breaking News:

Manusia Dikurung di Rumah Bupati Langkat, Polisi Dukung Migran Care Lapor ke Komnas HAM

Terkait hal tersebut Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak mempersilahkan Migran Care membuat laporan ke Komnas HAM.

Penulis: Fredy Santoso | Editor: Royandi Hutasoit
HO / Tribun Medan
Penjara di Rumah Bupati Terbit Rencana 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Migrant Care bakal melaporkan Bupati Langkat, Terbit Rencana Perangin Angin, atas dugaan perbudakan modern terhadap pekerja sawit di rumahnya ke Komnas HAM hari ini (24/1/2022).

Terbit akan dilaporkan karena saat KPK dan polisi menggeledah kediaman pribadinya ditemukan empat orang sedang dikerangkeng.

Terkait hal tersebut Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak mempersilahkan Migran Care membuat laporan ke Komnas HAM.

Panca menegaskan pihaknya juga bakal mendalami temuan tersebut.

"Enggak apa-apa silakan. Kita dalami. tetapi ini saya sampaikan berdasarkan hasil pemeriksaan saya ketika melakukan penangkapan kemarin," kata Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, Senin (24/1/2022).

Panca mengaku saat menggeledah rumah Terbit Rencana Perangin-angin, empat orang pria sedang ditahan dalam kerangkeng besi.

Kondisi mereka memprihatinkan, ada yang luka-luka dan tak sadarkan diri karena diduga masih dalam pengaruh narkoba.

"Memar yang saya lihat. Ini sedang kita periksa orangnya juga gak sadar juga. Kita sudah kita periksa," ucapnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, para tahanan itu baru ditahan selama dua hari.

Mereka disebut sedang menjalani rehabilitasi di penjara milik Terbit Rencana Perangin-angin yang sudah beroperasi selama 10 tahun.

Sementara itu para tahanan lainnya sedang dipekerjakan di kebun sawit milik Bupati Langkat yang kena operasi tangkap tangan KPK.

Hingga saat ini polisi pun masih mendalami terkait dugaan perbudakan modern yang dilakukan Terbit Rencana Perangin-angin.

"Kita akan dalami terus tapi kemarin saya tanya masalahnya apa kok bisa dia memar-memar. Saya tanya sama anggota yang di lapangan itu akibat karena biasanya dia melawan seperti itu dan dia baru masuk 2 hari," ucapnya.

(Cr25/ tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved