Mie Jongkok, Kuliner Legendaris Khas Rantauprapat, Semakin Nikmat Dimakan Pakai Taburan Serundeng
Terletak di Jalan Karya No.56 Medan, Outlet Mie Jongkok milik Crazy Rich Medan, Indra Kenz ini ternyata begitu diminati oleh para penikmat mie.
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Jangan ngaku pencinta mi, jika belum merasakan olahan Mie Jongkok khas Rantauprapat yang melegenda.
Terletak di Jalan Karya No.56 Medan, Outlet Mie Jongkok milik Crazy Rich Medan, Indra Kenz ini ternyata begitu diminati oleh para penikmat olahan mie di Kota Medan.
Mie Jongkok ini menjadi kuliner melegenda di Rantauprapat sejak tahun 1962.
Baca juga: Kue Bakul Merbau, Kuliner Khas Imlek yang Melegenda di Kota Medan Sejak 1970
Uniknya, penamaan tersebut lantaran penjualnya ini kalau jualan pakai meja kecil, lalu mereka jualannya sambil jongkok.
Untuk mencuri perhatian warga Medan dengan mie Jongkok ini, Indra Kenz kemudian pulang kampung dan mempelajari resep turun temurun Mie Jongkok yang kini ia bawa dengan konsep yang modern.
"Kalau autentiknya itu biasanya cuma ada mi hun dengan topingnya itu kerang atau jengkol. Cuma saat kita bawa ke kota Medan jadi kita sesuaikan untuk di setiap kota.
Nah kita tambahkan menu mie hun dan mie instan. Kalau toppingnya sendiri itu karena gak semua orang suka sama jengkol, kita gantikan ayam suwir sama sate kerang," ungkap Manager Mie Jongkok, Franz Theo.
Adapun beragam pilihan menu yang ditawarkan seperti Indomie Kerang Jongkok, Mie Jongkok Original, Mie Jongkok Ayam Suwir, Mie Jongkok Original Kerang mulai dari Rp17 ribu-Rp20 ribu.
Sementara itu, untuk pilihan minuman, Mie Jongkok menyuguhkan Teh Hijau dengan harga Rp10 ribu per gelas.
Baca juga: Grab Tawarkan Diskon Kuliner Hingga 150 Persen Spesial Pengguna Baru, Begini Syarat Mendapatkannya
"Kalau orang dimana-mana minum teh manis, nah kita buat sesuatu yang berbeda. Nah kita sandingkan karena Mie Jongkok dan Teh Hijau ini udah cocok banget dengan nuansa segar," jelasnya.
Spesialnya Mie Jongkok dengan menu olahan mie lainnya itu yaitu terletak pada serundeng dengan resep khusus yang dimasak hingga kurang lebih selama lima jam.
"Yang paling spesial di Mie Jongkok ini adalah serundengnya yang beda banget dengan serundeng di nasi uduk kota Medan ini karena proses memasaknya sendiri yang udah beda," ujarnya.
Saat dimakan bersamaan dengan serundeng, para pengunjung akan merasakan cita rasa gurih yang akan dibuat ketagihan hingga suapan terakhir.
Sementara itu, untuk mengembangkan bisnis mie Jongkok ini, Franz juga mengatakan jika pada tahun 2022 ini, Mie Jongkok membuka cabang di beberapa tempat dan akan menambah menu-menu khas Nusantara.
"Ke depan kita akan buka outlet untuk semua mie khas Nusantara dengan topping Mie Jongkok. Di pertengahan kuartal 3 atau 4 kita akan buka di Grand Jati Junction. Disana kita akan buka untuk 5-10 menu dan akan berkembang sesuai permintaan konsumen," ucapnya.
(cr13/tribun-medan.com)