News Video
Antisipasi Tawuran Antar Geng Motor, Polsek Percut Seituan Gelar patroli Malam
Polsek Percut Seituan menggelar patroli malam disekitaran wilayah hukumnya pada Minggu (30/1/2022) dini hari.
Penulis: Alvi Syahrin Najib Suwitra |
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Polsek Percut Seituan menggelar patroli malam disekitaran wilayah hukumnya pada Minggu (30/1/2022) dini hari.
Diketahui, patroli tersebut dilakukan usai kejadian aksi tawuran antar geng motor yang mengakibatkan 1 orang meninggal dunia.
Petugas mulai menyisir jalanan yang dianggap sering terjadinya tindak kriminal, dimulai dari Jalan Meteorolgi sampai ke Desa Bagan Percut.
Selama perjalanan, petugas menemukan beberapa pemuda yang tampak berkumpul dipinggir jalan.
Petugas kemudian meminta agar pemuda tersebut untuk segera pulang kerumah masing-masing agar tidak menjadi pemicu aksi tawuran.
Dilokasi lain, petugas menemukan sebuah warung internet (warnet) yang dipenuhi oleh para remaja.
Petugas langsung membubarkan paksa para remaja tersebut.
"Saya minta yang punya warnet untuk segera tutup. Jangan ada ngumpul-ngumpul lagi," ujar Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan, Iptu Bambang melalui pengeras suara.
Sontak para remaja tersebut kocar-kacir pergi meninggalkan lokasi.
Namun, ada pula remaja yang masih membandel dan tetap berdiam diri di warnet tersebut.
"Keluar kalian semua yang ada di warnet itu. Ku hitung sampai 3, kalau enggak bubar ku angkut kalian semua," teriaknya.
Petugas Sabhara yang mengikuti menggunakan sepeda motor juga tampak turun untuk membubarkan paksa para remaja tersebut.
Alhasil, para remaja langsung membubarkan diri, dan pemilik warnet tampak menutup tempatnya.
Tak hanya itu, sebuah warung kedai kopi yang tak jauh dari lokasi sebelumnya juga diberi peringatan.
"Yang masih makan, segera dihabiskan makanan nya, dan langsung pulang," kata Iptu Bambang melalui pengeras suara.
"Pemilik warung, segera tutup. Udah tengah malam ini," lanjutnya.
Petugas kemudian melanjutkan kembali perjalanan menuju lokasi yang kerap dijadikan arena tawuran.
Dilokasi itu tepatnya di Desa Percut, petugas tidak menemukan adanya tawuran antar warga desa.
(Cr7/Tribun-Medan.com)