News Video
IMM Asahan Geruduk Kantor Bupati dan Bilang Bupati Buang Uang, Masyarakat Susah
Yogi Rahman Ginting, Ketua IMM Kabupaten Asahan ini mengatakan anggaran rapat SKPD sebesar Rp 4,6 miliar dinilai menghambur-hamburkan uang
Penulis: Alif Al Qadri Harahap |
IMM Asahan Geruduk Kantor Bupati dan Bilang Bupati Buang Uang, Masyarakat Susah
TRIBUN-MEDAN.COM, ASAHAN - Puluhan masa yang mengatasnamakan ikatan mahasiswa Muhammadyah (IMM) Kabupaten Asahan menggeruduk kantor Bupati Asahan, Senin(31/1/2022).
Dalam kasus ini, IMM meminta kepada pemerintah Kabupaten Asahan untuk membatalkan pembangunan/renovasi rumah dinas senilai Rp 2,2 miliar. Selain itu, rapat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) juga diminta untuk dibatalkan, sebab anggaran yang digunakan bukan main-main.
Yogi Rahman Ginting, Ketua IMM Kabupaten Asahan ini mengatakan anggaran rapat SKPD sebesar Rp 4,6 miliar dinilai menghambur-hamburkan uang. "Kami kemari untuk meminta Bupati Kabupaten Asahan untuk membatalkan anggaran renovasi rumah senilai Rp 2,2 miliar dan rapat SKPD Rp 4,6 miliar," kata Yogi.
Masa aksi yang membawa keranda ini mengibaratkan matinya hati nurani pemkab Asahan terhadap masyarakat yang sedang sulit melawan himpitan ekonomi di saat pandemi covid-19.
"Ditengah himpitan ekonomi masyarakat akibat covid-19, Pemkab Asahan malah ugal-ugalan dalam menggunakan APBD tahun 2022. Dimana disahkan renovasi rumah dinas Bupati Asahan senilai Rp 2,2 miliar," katanya.
Menurutnya, pada tahun 2021 lalu, Pemkab Asahan telah melakukan Rehab rumah dinas dengan anggaran Rp 600 juta. "Rumah dinas Kabupaten Asahan ini mau dibuat bagaimana lagi dengan uang segitu? Apakah mau dibangun istana dengan uang sebanyak itu," katanya.
Ia mengkritiki kebijakan pemkab Asahan dengan uang merenovasi rumah dinas serta rapat SKPD yang dinilai telah menghambur-hamburkan uang.
"Akankah lebih bijak keuangan tersebut digunakan untuk hal lain yang menyangkut kepentingan masyarakat banyak dari pada untuk membangun hal yang tidak penting," ujarnya.
Mulhili Lubis, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan saat menjumpai para pendemo mengku akan menyampaikan aspirasi mahasiswa kepada Bupati Asahan untuk ditindaklanjuti.
"Terimakasih akab saya sampaikan aspirasi ini ke Bupati yang sedang kunjungan persiapan MTQ," kata Mulhili. Ia enggan berkomentar banyak terkait hal tersebut, dan mengatakan kembali akan dilaporkan ke Bupati Asahan, H Surya.
(cr2/tribun-medan.com)