Breaking News:

PERSIAPAN Kampung Ulos Samosir Sambut Kedatangan Presiden Jokowi untuk Kedua Kalinya

Presiden Joko Widodo melaksanakan kunjungan ke Sumut mulai Rabu (2/2/2022) dan Kamis (3/2/2022). 

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Tommy Simatupang
TRIBUN MEDAN / MAURITS PARDOSI
Sejumlah penenun dan warga sedang melaksanakan aktivitas di Kampung Ulos Lumbansuhisuhi Samosir, Selasa (1/2/2022). 

TRIBUN-MEDAN.com, SAMOSIR - Presiden Joko Widodo melaksanakan kunjungan ke Sumut mulai Rabu (2/2/2022) dan Kamis (3/2/2022). 

Pada jadwal kunjungan, Jokowi bakal menginap di Pulau Samosir. Ia bakal melihat pembangunan kawasan wisata Samosir. 

Kunjungan ke Samosir ini merupakan kali kedua Joko Widodo. 

Diketahui, Kawasan Danau Toba bagian dari pembangunan superprioritas.  

Mertua Wali Kota Medan Bobby Nasution ini juga bakal mengunjugi Kampung Ulos, Lumban Suhisuhi Samosir.  

Terkait persiapan kedatangan presiden, Kepala Desa Lumban Suhisuhi Toruan, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Raja Simarmata mengatakan sudah melakukan sejumlah persiapan. 

Menurutnya, persiapan yang utama yakni kebersihan. Sementara, ia memastikan penenun ulos sudah selalu siap untuk kedatangan presiden. 

Baca juga: Rumah Tak Layak Huni Ambruk Akibat Cuaca Buruk di Desa Bobojong Cianjur

Baca juga: Tabrak Lari, Pengendara Motor Honda CB 150 Dibiarkan Tewas di Tengah Jalan

Presiden direncanakan mengunjungi Desa Ulos pada Rabu (2/2/2022). 

"Direncanakan besok, sore (tiba). Dan sebelumnya, beliau juga sudah pernah datang. Kita akui setelah adanya kunjungan dari pihak pemerintah pusat, jumlah pengunjung ke kawasan kita ini meningkat," ujar Kades Raja Simarmata saat dikonfirmasi tribun-medan.com pada Selasa (1/2/2022).

Selanjutnya, ia mengutarakan soal persiapan kunjungan RI 1 tersebut.

"Kalau soal persiapan, kita lebih pada soal kebersihan. Kalau untuk penenun, memang sehari-harinya telah menenun. Bahkan, jumlah penenun bertambah saat ini setelah pengunjung semakin banyak," terangnya.

Persiapan kampung ulos
Seorang penenun sedang merapikan ulos di Desa Lumbansuhisuhi, Samosir.

"Kalau pengunjung selama pandemi Covid-19 memang menurun, namun kita berharap dengan  penanggulangan pandemi saat ini, para pengunjung bisa bertambah," sambungnya.

Kata Raja Simarmata, sebelumnya kunjungan Menaker Ida Fauziyah juga memberikan semangat bagi para penenun ulos.

Saat itu, Menteri Ida Fauziyah bisa mendengarkan secara langsung keluhan para perajin.

"Kita sangat berterima kasih atas kunjungan beliau dan beliau mendengar kira-kira apa tantangan dan hambatan yang kita hadapi sebagai desa dalam mengembangkan kampung ulos," sambungnya.

"Misalnya dari pengrajin langsung tadi berdiskusi dengan Ibu Menteri apa keluhannya baik dari permodalan, baik dari segi pemasaran dan kendala untuk memproduksi ulos tadi sudah diskusi langsung dengan menteri tadi. Dan Ibu Menteri sudah katakan pada saat press conference bahwa beliau akan bantu," sambung Raja Simarmata.

Lebih lanjut, ia menjelaskan proses pembuatan ulos, mulai dari menyusun benang hingga menenun sampai menjadi ulos yang siap dipasarkan kemanaja saja.

"Kalau proses pembuatan ulos ini dimulai dengan pembuatan benang, jadi benang itu kita dapatkan dalam bentuk gulungan. Setelah kita masukkan ke dalam klosan, digulung manual pakai tangan," sambungnya.

"Setelah digulung, dia akan dihani dengan nama alat yang namanya patutubokan. Di sini, ia akan diaturnya motif, panjang, lebar, dan hal-hal teknis lainnya. Ketika itu selesai, baru nanti ditenun. Ditenun ini nantinya diatur bagaimana motifnya, warnanya, dan hal lainnya," lanjutnya.

Ia menuturkan bahwa produktivitas penenun ulos tergantung tingkat kemahiran masing-masing penenun.

"Kalau mahir, ia bisa sampai tiga hari, namun rata-rata di sini mampu menghasilkan satu ulos dalam sepekan," pungkasnya.

Baca juga: Tabrak Lari, Pengendara Motor Honda CB 150 Dibiarkan Tewas di Tengah Jalan

Baca juga: Gawat, Maling Motor Beraksi Pakai Jaket Ojek Online, Warga Sudah Tiga Kali Kehilangan

(cr3/tribun-medan.com)

 
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved