News Video
TERUNGKAP Penyebab Emak-emak Bawa Mobil Ormas, Tega Melindas Kepala Pengendara Motor Hingga Tewas
Kejadian mobil ormas tabrak pengendara motor hingga tewas, terjadi di Jalan Karya Jaya, Kota Medan, Sumatra Utara (Sumut), Selasa (1/2/2022).
TERUNGKAP Penyebab Emak-emak Bawa Mobil Ormas, Tega Melindas Kepala Pengendara Motor Hingga Tewas
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Kejadian mobil ormas tabrak pengendara motor hingga tewas, terjadi di Jalan Karya Jaya, Kota Medan, Sumatra Utara (Sumut), Selasa (1/2/2022) viral di media sosial.
Aksi mengerikan itu terekam kamera CCTV yang berada di seputaran lokasi.
Dari rekaman CCTV yang dihimpun, terlihat Mobil SUV melintas dari arah Jalan Karya Jaya menuju Jalan AH Nasution.
Setibanya di sekitar kejadian, mobil langsung menghantam sejumlah sepeda motor yang ada di depannya.
Belum diketahui pasti penyebab mobil jenis SUV itu mendadak kencang dan melindas sejumlah sepeda motor.
Akibat kencangnya mobil, beberapa pengendara terlindas bahkan satu keluarga seorang ibu yang membawa anak bayi juga menjadi korban dalam peristiwa laka lantas ini.
Dari informasi yang dihimpun Tribun Medan, pengendara sepeda motor matik bernama Dimas warga medan Polonia tewas di tempat dengan kondisi luka parah di kepala.
Polisi yang datang ke lokasi langsung mengamankan pengendara mobil untuk diperiksa.
Feri, warga setempat mengatakan bahwa pengendara diduga gugup saat terjadi macet.
"Kalau lokasinya pas di dekat persimpangan. Diduga ibu itu gugup saat terjadi macet. Karena memang kondisi sore itu macet sekali," katanya, Rabu (2/2/2022).
Sementara itu, keterangan pihak kepolisian yang dihimpun, peristiwa kecelakaan lalu lintas (laka lantas) pengemudi mobil tabrak pengendara sepeda motor di Jalan Karya Jaya, Kelurahan Pangkalan Mansyur, Kecamatan Medan Johor disebabkan 'human error'.
"Penyebabnya karena tidak biasa," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi, Rabu (2/2/2022).
Hadi menyebut, pengemudi mobil Suzuki Vitara atas nama Fauziah Nasution (57), warga Jalan Letda Sujono, Medan Tembung tidak biasa mengemudikan mobil matik.
Wanita itu lebih terbiasa menggunakan mobil manual.
"Mobil yang dikemudikan itu jenis matik. Dia biasa menggunakan yang manual," terang Hadi.
Namun, sampai saat ini pihak kepolisian belum menetapkan tersangka.
Sebab, Fauziah belum bisa dimintai keterangan. karena masih shock.
"Statusnya masih sebagai saksi. Dia belum bisa dimintai keterangan karena masih shock," pungkasnya.
(mft/tribun-medan.com)