Ema Sitorus Ibunda Yanti Nainggolan Menangis Tersedu-sedu Mengingat Aksinya di HKBP Tanjung Mulia
Ema Sitorus pun mengatakan maksud kedatangannya ke Gereja HKBP Tanjung Mulia, Medan adalah hanya ingin bertemu dan memeluk anaknya.
Penulis: Rena Elviana Purba |
TRIBUN-MEDAN.com - Setelah viralnya video klarifikasi dari Reftania Yanti Nainggolan mengenai apa yang terjadi dalam keluarganya dan bagaimana hubungannya dengan sang ibu, akhirnya sang ibu, Asima Ema Sitorus juga ikut angkat bicara mengenai video viralnya yang membuat keributan di hari pernikahan Reftania dengan kekasihnya Alexander Siburian.
Kepada wartawan Tribun Medan yang menyambangi kediamaannya di Medan Helvetia, Kamis (3/2/2022), Ema Sitorus menegaskan dirinya tidak ada masalah dengan jumlah sinamot seperti apa yang beredar di media sosial.
Ia menegaskan bahwa dirinya masih memiliki suami dan seluruh anaknya sudah bekerja sehingga anak-anaknya selain Reftania memberikan uang yang membuat dirinya menjadi tidak mempermasalahkan mengenai uang.
"Mungkin lebih banyak uang saya daripada uangnya mamak beliau. Jujur saya bilang kalau katanya karena uang, apalagi saya denger-denger sinamotnya itu hanya 10 juta, aduh maaf ya, masih ada suamiku, anak-anakku sudah bekerja loh. Ini mereka semua sudah bekerja," ujarnya.
Mereka adalah anak-anak yang takut dan penuh ketaatan kepada kami orangtuanya. Semua anakku adalah anak-anak yang takut akan Tuhan, semua mereka memberikan kami uang. Jadi saya gak pernah berpikirkan dengan uang," tambahnya.
Ema juga memberitahu alasan mengapa dirinya tidak menghadiri rangkaian proses adat sebelum pemberkatan pernikahan Reftania dengan Alex Siburian dikarenakan dirinya menganggap tidak dihargai sebagai orangtua kandung dari Reftania Yanti Nainggolan.
Bahkan tidak hanya itu, Ia juga mengungkapkan dirinya tidak mengenal dan tidak pernah bertemu secara langsung dengan Ibunya Alex Siburian.
"Saya sudah mengatakan saya tidak mengenal yang namanya mamak si Alex Siburian ini. Saya tidak pernah bertemu dengannya, saya tidak pernah berbicara dengannya. Jadi sama sekali sampai detik ini, saya tidak pernah mengenal yang namanya mamak Alex Siburian," ujar Ema Sitorus.
Dituding sengaja membuat kericuhan, Ema Sitorus pun mengatakan maksud kedatangannya ke Gereja HKBP Tanjung Mulia, Medan adalah hanya ingin bertemu dan memeluk anaknya di hari pernikahan sang putri sulungnya tersebut.
"Sebenarnya saya datang bukan mau ribut, kami datang hanya dengan 1 mobil cuma berapa orang. 4 orang saja. Jadi saya bilang memang sama ito-itoku semua, apapun ceritanya To, aku harus bertemu dengan bere kalian, aku harus peluk dia. Hanya ituloh yang saya rindukan. Hati seorang mamak hanya itu tidak lain," ungkapnya.
Tetapi karena niat baiknya yang hanya ingin bertemu dan memeluk anaknya tersebut tidak disambut dengan baik oleh pihak Siburian, dengan menangis tersedu-sedu Ema Sitorus menyampaikan isi hatinya melalui video klarifikasinya tersebut.
"Saya kan menangis terus, saya meronta dalam hati saya, kenapa dan apa salahku. Kenapa setega itu, tega kali. Gak bisa dipertemukan aku sama anakku, itu yang aku pengen, hanya untuk bertemu".
"Udah hampir 2 bulan anakku gak pernah kulihat. Bahkan di hari malam terakhir pun, mereka gak pernah mau kasih aku sama anakku bertemu, luar biasa kejam kalian memang".
"Itu yang saya katakan kepada Siburian. Sangat amat kejam kalian, kalian pun punya boru. Jangan sampai boru kalian nanti seperti itu, seperti yang kurasakan sakitloh. Sakit sekali kalian gak bisa kasih aku bertemu sama anak gadisku".
"Luar biasa kalian. Kejam kalian semua. Aku yang tau gimana sakitnya perjuangan anakku dari dia kecil sampai dia sarjana, dia hidup bersamaku terus".
"Tidak siapa pun yang mengambil alih dalam membesarkan anakku ini, kecuali pihakku marga Sitorus, itoku, edakku, mamakku, kakakku, merekalah yang selalu mendukung dan menguatkan aku memberi support baik memberi uang sekolah mereka," tangisnya.
(cr19/tribun-medan.com)