NAHKODA Kabur saat Kapal Pemboyong 34 Migran Ilegal Karam di Tanjung Tiram, Ini Kata Letkol Sebayang

Lanjutnya, saat ini masih dilakukan pendalaman oleh tim Intelejen Lanal TBA dan Satuan Reserse Kriminal Polres Batubara.

TRIBUN MEDAN/HO
TNI AL mengamankan 34 PMI ilegal nyaris tenggelam di perairan Tanjung Tiram, Kabupaten Batubara akibat kapal yang di tumpangi mengalami kebocoran. 

TRIBUN-MEDAN.com, BATUBARA - Terkait dengan pengamanan 34 pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal yang nyaris tenggelam di perairan Tanjung Tiram, Kabupaten Batubara ternyata tekong (Nahkoda) belum diketahui keberadaannya.

Hal itu diungkapkan oleh Danlanal TBA, Letkol Laut (P) Aan Prana Tuah Sebayang saat dikonfirmasi Tribun Medan, Senin (7/2/2022) di Posal Tanjung Tiram, Kabupaten Batubara.

"Untuk tekong (Nahkoda) belum diketahui. Apakah kabur, atau ada dari salah satu dari 34 PMI yang diamankan Posal Tanjung Tiram," kata Danlanal.

Lanjutnya, saat ini masih dilakukan pendalaman oleh tim Intelejen Lanal TBA dan Satuan Reserse Kriminal Polres Batubara.

"Ini masih dilakukan penyelidikan. Apakah kabur, atau ada dari antara 34 ini," ujarnya kepada tribun-medan.com.

Ia mengaku saat ini ada empat orang yang dilakukan pemeriksaan di Polsek Rabuhan Ruku untuk diminati keterangannya.

"30 disini(Posal Tanjung Tiram) dan empat di Polsek Labuhan Ruku untuk diperiksa," katanya.

Ia mengaku, mempercayakan pemeriksaan tersebut kepada pihak kepolisian agar dapat mengungkap siapa agen dan pelaku human traficking.

"Akan kami cari hingga ke akarnya, dan saya mempercayakan pemeriksaan kepada Satuan Reserse Kriminal Polres Batubara untuk menyelidiki kasus ini," ungkapnya.

(cr2/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved