PEMENANG Lelang e-Parking di Medan Sudah Ditetapkan, Kadishub Optimistis PAD Meningkat

Dinas Perhubungan Kota Medan sudah menetapkan perusahaan pemenang lelang untuk menjadi pihak ketiga dalam pengelolaan parkir elektronik.

TRIBUN MEDAN/RECHTIN HANI RITONGA
Seorang juru parkir E-Parking di ruas Jalan Ahmad Yani, Kesawan, Rabu (12/1/2022). 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Dinas Perhubungan Kota Medan sudah menetapkan perusahaan pemenang lelang untuk menjadi pihak ketiga dalam pengelolaan parkir elektronik (E-Parking) di Kota Medan.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Iswar Lubis mengatakan sebelumnya pihaknya sudah membuka masa sanggah untuk seluruh peserta lelang sejak 3 hingga 7 Februari 2022.

"Kita sudah masuk tahap penetapan dan tanda tangan kontrak untuk pemenang lelang pihak ketiga E-Parking di Medan," ujar Iswar, Selasa (8/2/2022).

Iswar mengatakan dari sebanyak 65 titik yang akan diterapkan E-Parking, dibagi menjadi 15 kawasan yang masing-masing dikelola oleh pihak ketiga.

"Jumlahnya beragam, satu perusahaan mengelola satu hingga tiga kawasan. Tergantung dengan pengajuan dan hasil seleksi kita," kata Iswar.

Ia menuturkan untuk target Pendapatan Asli daerah (PAD) dari retribusi parkir tahun 2022, Iswar optimistis bisa meningkat 2 kali lipat.

"Tahun ini target PAD dari retribusi parkir sebesar Rp 30 miliar. Kita berharap ini akan terealisasi dengan pemberlakuan E-Parking," ucapnya.

Iswar mengatakan mengenai pengembangan kawasan, pihaknya akan menambah sejumlah titik E-Parking di Kota Medan.

"Kita berencana akan menambah titik-titik penerapan E-Parking. Tapi berproses terlebih dahulu, kita lihat perkembangan dari 65 titik ini seperti apa," ucapnya.

Sementara itu, untuk pengutipan retribusi parkir konvensional di lokasi 65 titik yang sudah ditentukan tersebut, Iswar memastikan tidak ada diperpanjang.

“Para jukir yang masih menggunakan sistem konvensional di 65 titik tersebut tidak kita perpanjang SPT-nya,” ucapnya.

Namun, Iswar mengatakan perekrutan juru parkir konvensional untuk mengisi jukir E-Parking akan tetap diberlakukan.

"Tetap kita prioritaskan mereka yang memang jukir di lokasi, selama mereka bersedia akan kita prioritas," pungkasnya.

(cr14/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved