Covid 19 di Lingkungan Pendidikan

KADISDIK Medan Sebut Bertambah 2 Sekolah Terpapar Covid 19, Santo Thomas 1 dan SD Asisi

Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Laksamana Putra Siregar mengakui bertambahnya dua sekolah yang harus kembali melaksanakan pembelajaran daring

Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/ANISA RAHMADANI
ILUSTRASI - Guru SDN 060837 jalani tes swab antigen 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Laksamana Putra Siregar mengakui bertambahnya dua sekolah yang harus kembali melaksanakan pembelajaran daring, Rabu (9/2/2022).

Dua sekolah tersebut yakni Santo Thomas 1 Medan yang terletak di Jalan S Parman dan SD Katolik Asisi yang berlokasi di Jalan Simpang Selayang Kota Medan.

"Untuk hari ini bertambah dua sekolah yang guru atau siswanya terpapar Covid-19 yang melapor ke kita. Mulai hari ini dua sekolah tersebut dialihkan untuk pembelajaran daring," katanya.

Ditanya berapa persisnya jumlah siswa dan guru yang terpapar, Laksamana menuturkan pihaknya masih menunggu laporan lebih lanjut dari pihak sekolah.

"Saat ini kita masih menunggu laporan dari pihak sekolah. Kami juga langsung berkoordinasi dengan satgas kecamatan untuk menindaklanjuti langkah awal kesehatan di sekolah," katanya.

Laksamana juga menyatakan saat ini dua sekolah tersebut dianjurkan untuk melakukan tes swab antigen.

"Kami juga meminta kepada satgas agar siswa atau guru yang berhubungan erat dengan pasien untuk segera dites swab antigen," katanya.

Mengetahui bertambahnya siswa dan guru yang terpapar Covid-19, Laksamana meminta seluruh sekolah kembali memperketat prokes di sekolah.

"Kita masih menunggu arahan dari Satgas ataupun Wali Kota Medan terkait pelaksanaan belajar tatap muka ini. Pastinya kita akan menaati semua aturan yang diberikan pemerintah," katanya.

Laksamana mengatakan belum ada arahan dari Wali Kota Medan untuk mengalihkan belajar secara daring kembali.

"Karena belum ada arahan lebih lanjut maka kita tetap melakukan pembelajaran di sekolah dan hanya sekolah yang terpapar Covid-19 dialihkan ke pembelajaran daring," ucapnya.

Untuk diketahui sebelumnya ada 4 sekolah yang sudah kembali melaksanakan pembelajaran daring.

Adapun empat sekolah itu yakni MAN 1, MAN2, MTSN Guppi dan SDN di Kecamatan Sei Deli.

(cr5/Tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved