Istri Cari Suami Kemana-mana, Kaget Temukan Pasangan Tewas Tergantung di Pohon Aren

Seorang pria ditemukan tewas tergantung di pohon aren tak jauh dari rumahnya. Padahal sang istri sudah mencari kemana-mana

Penulis: Alija Magribi | Editor: Array A Argus
HO
Roselvin Sinaga (43) bunuh diri di pohon aren setinggi lebih kurang 15 meter Nagori Simbolon Tengko, Kecamatan Penambean Panei, Kabupaten Simalungun, Sabtu (12/2/2022)/TRIBUN MEDAN - HO 

TRIBUN-MEDAN.COM, SIMALUNGUN- Warga Nagori Simbolon Tengko, Kecamatan Penambean Panei, Kabupaten Simalungun dibuat geger dengan seorang pria yang tewas tergantung di pohon aren.

Korban yang mengenakan kemeja merah dan celana coklat itu ditemukan tewas tergantung menggunakan tali seukuran 3 meter pada Sabtu (12/2/2022), sekira pukul 08.00 WIB.

Kapolsek Panei Tongah, AKP Hilton Marpaung mengatakan, korban pertama kali ditemukan saksi bernama Juhenson Sinaga dan Rian Marsel Sinaga.

Baca juga: Korban Aplikasi Binomo Sampai Ingin Bunuh Diri Merasa Ditipu, Datangi Bareskrim

"Saat itu (saksi) pergi mencari korban atas aduan isteri korban yang bernama Delpiani Purba, bahwa korban tidak kembali setelah pergi dari rumah pada pukul 22.00 WIB, hari Jum'at (11/02/2022), untuk membeli rokok kewarung namun tidak kembali,” ujar Kapolsek.

Atas dasar informasi tersebut, saksi mencoba mencari korban di ladang milik almarhum orangtua korban. Ternyata benar setelah sampai di ladang, saksi melihat korban sudah tergantung di pohon aren milik korban sendiri. 

Kemudian saksi langsung memberi kabar kepada isteri dan keluarga korban kalau mereka telah menemukan korban tergantung di pohon aren.

Baca juga: Pilu Nasib Artis Cantik Ini, Ngaku Ingin Bunuh Diri Gegara Trauma, Kepala Pernah Diinjak saat Salat

Setelah menyampaikan informasi tersebut, kata kapolsek, saksi memanggil Gamot setempat yaitu Sudirman Sinaga, yang langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Polsek Panei Tonga.

“Personel Polsek Panei Tonga langsung mendatangai TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan memanggil Tim Inafis Polres Simalungun bersama personel Dinas Kesehatan Puskesmas Panei Tonga guna melakukan olah TKP serta melihat kondisi korban,” katanya.

Setelah diturunkan dari pohon aren setinggi lebih kurang 15 meter ini, korban langsung dilakukan pemeriksaan oleh tenaga kesehatan yang merupakan petugas puskesmas. Ternyata, korban sudah tidak bernyawa lagi.

Baca juga: Sopir Transjakarta Sempat Khawatir Dipecat, Langgar Prosedur Demi Gagalkan Warga Bunuh Diri

Lebih lanjut, AKP Hilton menyebutkan, bahwa korban adalah Roselvin Sinaga (43), warga Nagori Simbolon Tengko Kecamatan panombean Panei, Kabupaten Simalungun. 

“Setelah korban sudah kita evakuasi dan diperiksa, tidak ada ditemukan tanda tanda kekerasan pada tubuh korban,” ungkap Kapolsek. 

Sementara itu, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi ke RSUD Djasamen Saragih Pematangsiantar dan membuat surat pernyataan tidak keberatan atas kejadian tersebut.

"Keluarga korban menolak dilakukan otopsi dan membuat surat pernyataan," sebut Akp Hilton.(alj/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved