Penyintas

Disemangati Seekor Hewan, Pria Ini Lolos dari Maut dan Berenang di Laut Dingin Selama 5 Jam!

Jatuh ke Samudra Pasifik di Santa Barbara Channel bermil-mil dari daratan saat tengah malam.

News Flash
Scott Thompson terjatuh dari perahu motor di tengah laut dan diselamatkan seekor anjing laut. 

TRIBUN-MEDAN.com - Seorang pria yang jatuh ke Samudra Pasifik dari perahu motor mengaku dibantu oleh anjing laut selama lima jam berenang ke tempat yang aman.

Scott Thompson jatuh di Santa Barbara Channel, dekat kota Santa Barbara, di lepas pantai California, bulan lalu, hanya mengenakan celana pendek dan t-shirt.

Dia mengatakan, cobaan yang mengerikan itu terjadi pada tengah malam, bermil-mil jauhnya dari daratan.

"Sewaktu terjatuh, saya berpikir, beginilah cara saya akan mati. Hari ini adalah hari saya akan mati," katanya seperti dikutip Mirror, Rabu (17/2/2022).

Perahu motornya terus melaju tanpa dia, dan Thompson sadar sedang dalam masalah serius. Dia mencoba berenang ke arah perahu, tetapi perahunya semakin jauh.

Thompson adalah perenang berpengalaman dan ahli menyelam, tetapi ia tetap merasa panik karena suhu dingin membekukan tubuhnya.

Thompson terus berenang dan memikirkan keluarganya.

"Saya hanya membayangkan anak saya tumbuh tanpa saya, dan istri saya tidak memiliki suami untuk mendukungnya."

"Saya tidak berpikir tentang hiu atau semacamnya, lalu saya mendengar suara percikan."

Dia segera menyadari bahwa itu adalah anjing laut pelabuhan berukuran sedang. Hewan itu datang dan menyenggolnya.

Seekor anjing laut terlihat mengintip melalui permukaan air di pelabuhan Thyboron di Jutland, Denmark pada 30 September 2020.
Seekor anjing laut terlihat mengintip melalui permukaan air di pelabuhan Thyboron di Jutland, Denmark pada 30 September 2020. (Jonathan NACKSTRAND/AFP)

Thompson pun melihatnya sebagai tanda dari Tuhan bahwa dia bisa melakukannya.

"Sepertinya hewan itu melihat saya sedang dalam masalah, dan berkata: 'hei teruskan Bung!'"

Dia terus berenang, bukan menuju daratan kering, tetapi menuju anjungan minyak lepas pantai, yang, meskipun jauh, lebih dekat dibandingkan ke pantai.

Kru anjungan melihatnya dan mengangkutnya dari air. Dia kemudian dibawa oleh penjaga pantai ke rumah sakit, di mana dia dirawat karena hipotermia.

Kapalnya diambil oleh awak kapal penarik, yang sulit percaya bahwa Thompson selamat dari kecelakaan itu.

Channel Watch Marine Paul Amaral berkata meskipun dengan pakaian selam, berenang di daerah itu rasanya sangat mengerikan.

"Saya tidak bisa membayangkan berada di air dengan celana pendek dan T-shirt di malam hari. Tidak ada bulan, hanya gelap gulita," katanya. (Mirror)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved